Ini Dekan Fakultas Kedokteran Unibos yang Baru

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 18 Juni 2021 18:52

Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD. || FOTO: Istimewa.
Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD. || FOTO: Istimewa.

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Dr Marhaen Hardjo MBiomed PhD mendapatkan kepercayaan sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (Unibos) Makassar. 

Direktur Lembaga Riset Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) ini, diminta langsung founder Unibos, HM Aksa Mahmud, untuk bisa menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos. 

Setelah itu, pihak Yayasan Pendidikan Bosowa bersama Rektor Unibos menyurat ke Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk meminta izin agar Dokter Marhaen bisa menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos ternyata disambut baik. 

Jadilah, Ahli Stem Cell (Sel Punca) yang pernah empat tahun sebagai dokter di pusat terapi Hospital Universitas Kebangsaan Malaysia ini, resmi menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos. 

Perkenalan Marhaen pun sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unibos yang dilakukan civitas akademik Unibos yang diwakili Wakil Rektor II Unibos Mas’ud Muhammadiyah didampingi Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Unibos Dr Baedah Madjid, Jumat (18/6/2021). 

Marhaen yang meraih titel PhD di Okayama Universitas Jepang, merupakan yunior dari Prof Syarifuddin Wahid, Dekan Fakultas Kedokteran UMI, ini merupakan anggota penyusun Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). 

Marhaen sebelumnya menjabat Direktur Rumah Sakit UIT, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UIM, dan saat mahasiswa pernah menjabat Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas. 

Marhaen menyambut amanah ini, menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Unibos, dengan menyiapkan program peningkatan kualitas pendidikan dan lulusan Fakultas Kedokteran Unibos. 

Hal ini sesuai dengan visi misi Fakultas Kedokteran Unibos, yaitu terwujudnya Fakultas Kedokteran Unibos yang unggul, berwawasan industri, berbasis ilmu, dan teknologi kedokteran pada tahun 2023. 

Di mana tujuan Fakultas Kedokteran Unibos adalah; 

Pertama, menghasilkan lulusan yang unggul, cerdas, berdaya saing serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika kedokteran yang diakui di tingkat nasional; 

Kedua, menghasilkan kerja sama dan institusi dan perusahaan dalam negeri pada pelaksanaan riset dan peningkatan ilmu dan teknologi kedokteran melalui teknologi informasi; 

Ketiga, terwujudnya program pengabdian masyarakat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran untuk menunjang peningkatan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan. (Al/up)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen22 Juni 2026 20:27
Ketua DPRD Sulsel Temui Massa HMI, Sorotan Harga Kebutuhan hingga Dana BOS Mengemuka
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, turun langsung menemui puluhan mahasiswa yang menggelar aksi unju...
Metro22 Juni 2026 19:32
Munafri Raih Pengakuan Dunia, Program RISE Antar Makassar Sabet WRI Ross Center Prize 2025–2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat global. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, program Revit...
Nasional22 Juni 2026 18:41
HMI Sulsel Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kota Makassar dengan ...
Metro22 Juni 2026 18:35
Temui Wali Kota Appi, Ketua PKB Makassar Tegaskan Dukungan Penuh dan Siap Kawal Program Pemkot
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar, Fauzi Wawo, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program pem...