Trotoar.id, Makassar — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dr. Ichsan Mustari mengklarifikasi soal pernyataan mantan rektor Unhas Prof. Idrus Paturusi tentang perbedaan data pasien covid-19
Dia menyebutkan data yang disampaikan Dokter ahli tulang tersebut merupakan data Dinas Kesehatan, namun dia menyebutkan ad amis interpelasi dalam penyampaian data tersebut
Baca Juga :
“Data yang disampaikan Prof Idrus itu merupakan data kami, tetapi terjadi interpelasi penyampaian data yang disampaikan,ganda” Katanya
Data ganda yang dimaksud Dokter Ichsan Mustari, itu merupakan data uji lab tahap pertama, data kontrol pasien, dan data uji lab tahap kedua, yang dilakukan terhadap pasien yang sama sehingga dianggap data meningkat di Sulsel
“Jelas datanya berbeda karena, hasil uji lab yang digabungkan dari uji pertama kedua dan kontrol terhadap pasien yang sama sehingga, muncul hasil yang berbeda dengan daya yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sulsel,” Tambahnya
Sehingga para anggota Komisi E DPRD Sulsel telah menerima klarifikasi soal data yang berbeda dengan yang disampaikan oleh Guru besar Fakultas Kesehatan Unhas.
Bahkan anggota Komisi E Haidar Majid mengaku jika penjelasan Pak Kadis sudah menjawab keraguan atas perbedaan data yang disampaikan Prof Idrus
“Tadi teman-teman media mendengarkan penjelasan Pak kadis, sehingga terjawab jika data yang disampaikan akumulasi dari hasil uji lab tahap pertama kedua dan pemeriksaan pasien yang sama,” Ucapnya.




Komentar