Jawab Kritikan Masyarakat, Danny Evaluasi Tim Detektor Bersama Forkopimda

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 14 Juli 2021 16:00

Wali Kota Makassar Danny Pomanto.
Wali Kota Makassar Danny Pomanto.

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sejak mulai bertugas Sabtu (10/7) lalu, Tim Detektor menuai banyak kritikan. Tidak hanya dari masyarakat, tapi juga dari kalangan akademisi, musisi, hingga ahli medis. 

Banyak yang khawatir, keberadaan Tim Detektor justru malah membawa virus, sebab bertugas secara mobile dari rumah ke rumah.

Hal itu menyebabkan kontroversi di tengah masyarakat. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tak tinggal diam. Ia pun langsung melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda Kota Makassar.

Mereka membahas keluhan masyarakat diantaranya banyak yang tidak mengetahui program tim detektor, sehingga warga yang dikunjungi sempat merasa kaget tak sedikit juga yang menolak. 

Tak hanya itu, foto tim detektor yang tidak mengikuti standar SOP selama bertugas banyak beredar dan memenuhi beranda sosial media. 

Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana angkat bicara. Katanya, program ini menyasar RT/RW dan tanggung jawab di setiap wilayah berada pada camat dan lurah. 

“Program yang digagas pak wali ini kami dukung dan support penuh karena kita ingin memutus rantai covid 19. Tapi timbulnya keresahan masyarakat karena kurangnya sosialisasi yang dilakukan camat- lurah kepada warganya,” ucap Witnu dalam Rakor via Zoom, Selasa (13/7/21). 

Witnu pun meminta camat – lurah untuk maksimal bekerja untuk mensukseskan Makassar Recover. Ia pun mengaku akan mendukung penuh program tersebut. 

“Kami polri ikut mengawal. Ini perlu sinergitas antara pemerintah dan aparat setempat. Jika ada keluhan sama-sama kita carikan solusinya,” sebutnya.

Senada dengan Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar Kolonel Kav. Dwi Irbaya, katanya sinergitas perlu dibangun sehingga tidak ada kesenjangan yang terjadi di tengah masyarakat. 

“Camat-lurah harus lebih agresif membuat warga paham tujuan Tim detektor turun mentracing warga di tengah pandemi. Pak wali harus lebih sering memonitoring kinerja bawahannya,” jelasnya.

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto pun berterima kasih atas saran dan masukan dari pihak Forkopimda. 

“Sudah dua hari ini kita lakukan evaluasi dan memang dari awal saya turun sudah banyak menemukan ketidakwajaran. Tapi hari pertama saya maafkan. Saya sudah peringati semua camat dan lurah untuk memaksimalkan kinerjanya. Camat dan lurah disini yang memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada warga terkait program kita ini. Karena biar bagaimanapun, ini untuk warga juga, kita turun melakukan deteksi awal status kesehatan warga. Kalau ada indikasi terpapar Covid-19, bisa segera kita tindaklanjuti,” pungkas Danny. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah15 April 2026 18:58
DWP Sidrap Ikuti Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat Secara Daring
SIDRAP, Rrotoar.id — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama DWP tingkat kecamatan se-Sidrap mengikuti kegiatan H...
Daerah15 April 2026 18:21
Bupati Andi Rahim Dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Diplomasi Maritim ASPEKSINDO 2025–2030
JAKARTA, Trotoar id — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional setelah dilantik sebagai Wakil Ketua B...
Metro15 April 2026 17:29
Wawali Makassar Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Negeri Makass...
Metro15 April 2026 17:05
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah dengan menolak pengadaan ken...