Bansos untuk Warga Miskin Kok Bisa Fiktif dan Tak Tepat Sasaran? Dewan: Karena Datanya Hasil Copy Paste

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 31 Juli 2021 17:00

Anggota DPRD Makassar, Nurul Hidayah, ketika istirahat usai mengikuti rapat. |  tim trotoar.id
Anggota DPRD Makassar, Nurul Hidayah, ketika istirahat usai mengikuti rapat. | tim trotoar.id

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Bayangkan, apa jadinya jika Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial RI yang diperuntukkan kepada warga miskin tetapi malas diselewengkan.

Seperti halnya yang terjadi di Kota Makassar, di mana ada ratusan Bansos fiktif dan tak tepat sasaran. 

Hal ini ditanggapi keras oleh Anggota Komisi B DPRD Makassar Nurul Hidayat, menurutnya kejadian semacam ini sudah sering terjadi. Ia mencontohkan pada tahun 2020 lalu ada banyak sekali data ganda. 

“Dari tahun kemarin (2020) kan sudah kelihatan kalau banyak sekali data ganda, pada saat penerimaan bansos. Karena Dinsos cuman mau menerima data dari PKH tidak mau ambil data dari RT/RW, maupun kelurahan,” ujarnya, Sabtu 31 Juli 2021.

Nurul terang-terangan menyebut bahwa data yang digunakan adalah data lama, “Data itu data lama yang mana ada yang sudah pindah, ada yang sudah meninggal dan dengan alasan lainnya,” terangnya.

Menurutnya, itulah yang menyebabkan pembagian Bansos menjadi tidak merata. Dan parahnya, RT/RW dan kelurahan yang jadi sasaran amukan warga. 

“Jadinya pembagian bansos kemarin tidak merata, dan RT/RW, Kelurahan, menjadi sasaran amukan warga,” bebernya.

“Jadi jangan heran kalau ditemukan banyak penerima fiktif, karena kemungkinannya orang yang tidak berdomisili ataupun sudah meninggal digantikan oleh orang lain yang mereka inginkan untuk bagikan,” kata Politisi Partai Golkar ini.

Ia juga menyebut bahwa kejadian ini bukan hanya terjadi di Kelurahan Mangasa saja tetapi hampir merata di semua kelurahan.

“Coba aja dicek data Raskin yang lama juga menjadi patokan untuk mereka  jadikan sasaran penerima bantuan,” tuturnya.

Lebih parahnya lagi, kata dia, bisa jadi data itu merupakan hasil Copas (Copy Paste) sehingga tak tepat sasaran.

“Padahal itu sudah harus diperbaharui datanya. Copy paste data  akhirnya bansos tidak tepat sasaran,” ujarnya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen02 September 2026 15:40
Fraksi Gerindra Sulsel Gelar Bimtek, Tingkatkan Kapasitas Anggota DPRD agar Program Lebih Berpihak kepada Rakyat
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra Sulawesi Selatan terus memperkuat kapasitas para kadernya yang duduk di lembaga legislatif.  Salah sa...
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...