Trotoar.id, Makassar — DPP Partai Golkar Melalui wakil ketua bilang Pemenangan Pemilu Ahmad Doli Kurnia memberi atensi besar terhadap konsolidasi organisasi partai Golkar Sulsel yang dianggap lambat.
Apa lagi kurung waktu setahun pasca musda ke X Golkar Sulsel, Konsolidasi dan pelaksanaan musda Kabupaten Kota dianggap lambat, sehingga berdampak pada konsolidasi organisasi.
“Daerah lain konsolidasi sudah berjalan, kita harap Sulsel bisa menyelesaikan musda daerah kurung waktu paling lambat 14 hari,” Kata Ahmad Doli Kepada Wartawan di Makassar
Kalaupun konsolidasi atau pelaksanaan musda lambat karena adanya kepentingan yang ingin dikawal menjadi tanggung jawab pemimpin kader dalam mengawal semua kepentingan tanpa ada yang tersakiti.
Disitulah kata dia kualitas seorang pemimpin kader, sebab pemimpin kader gerbong utama mengawal semua kepentingan kader, agar tidak menimbulkan kegaduhan yang akan berapak pada solidnya kader mengawal kepentingan partai Golkar
“Kualitas pemimpin dilihat dari kemampuan Pemimpin kader dalam mengawal kepentingan semua kelompok,” Jelasnya.
Dia juga mendorong, agar kiranya tidak ada kader Partai Golkar tidak diberdayakan di Partai, apa lagi di buang sebab keberadaan seorang kader adalah aset partai yang harus di jaga.
“Satu kader harganya mahal loh, jadi jangan ada kader yang tidak dilibatkan dalam mengawal kepentingan Golkar, semua kader dirangkul, jangan justru di buang, kerja politik harus gotong royong,” Jelasnya
Ahmad Doli juga menyinggung sekat-sekat yang terjadi, dia berharap sekat-sekat dihilangkan dan meminta agar memnuang jauh-jauh ego sentri yang bisa berakibat fatal pada solidnya kader mebgawal Airlangga sebagai Presiden dan Memenangkan Golkar pada Pemilu 2024 nantinya
“Jangan ada sekat-sekat di Partai, semua harus menyatu, singkirkan ego dan berdayakan kader, agar kader solid dan target yang ingin dicapai 2024 dapat terwujud, ” Pungkasnya.




Komentar