Senior Golkar Tator Minta DPP Bersikap Tegas Terhadap DPD I

Suriadi
Suriadi

Jumat, 27 Agustus 2021 19:40

Trotoar.id, Makassar — Senior Partai Golkar Kabupaten Tana Toraja Aldof Ch Pake angkat bicara soal reaksi kader penolakan pelaksanaan musda ke partai Golkar Tana Toraja digelar di di Kota Makassar 

Aldof menilai langkah kader melakukan penolakan merupakan bentuk kecintaan kader terhadap partai Golkar, yang selama ini Tana Toraja menjadi lumbung suara partai Golkar, sehingga langkah DPD I memindahkan musda ke Kota Makassar sebuah langkah yang mencederai hati nurani rakyat Tana Toraja khususnya Kader partai Tana Toraja. 

“Ini sudah jelas pengkhianatan terhadap kader, mengapa musda harus digelar di Makassar, apakah Toraja Tidak representatif sebagai daerah yang dapat menggelar hajatan musda?, atau adaa intrik politik yang dilakukan oknum yang akan memecah bela kader,  sementara daerah lain kok musdanya bisa  di gelar di daerah mereka masing-masing, ini ada apa?,” Tanya Aldof  

Dia juga menyebut jika proses musda Partai Golkar Tana Toraja yang dilakukan selama ini cacat prosedural, sebab beberapa pemilik suara pada pada Musda adalah orang-orang yang di PLT kan termasuk seluruh Pincam,yang menurutnya bertentangan dengan pasal 151 PO NO 02 tahun 2020.

Selain  itu dia meyakini jika orang-orang yang ditunjuk sebagai Plt pimpinan kecamatan yang sebagian besar adalah orang yang tidak memiliki NPAPG, dimana NPAPG adalah syarat mutlak yang harus dimiliki seorang pengurus apa lagi Plt.

Olehnya itu dia meminta kepada ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, untuk segera mengambil sikap tegas penyelamatan partai atas tindakan dugaan pelanggaran organisasi yang dilakukan DPD I Golkar Sulsel. 

“Kita harap ketua umum atau DPP segera mengambil bersikap, jangan sampai ini dibiarkan, jelas akan mengganggu agenda politik partai golkar kedepannya, termasuk mengawal apa yang telah menjadi keputusan partai Golkar untuk pemilu dan pilpres 2024 mendatang,” Tegasnya 

Selain itu dia juga meminta kepada DPD I dan DPP Golkar, agar kiranya musda Partai Golkar  Tana Toraja dikembalikan  ke Bumi Lakipadada, serta mengembalikan seluruh hak-hak kader yang di copot, khususnya mereka pincam-pincam Partai Golkar yang diberhentikan oleh DPD I 

Bila mana DPD I tetap memaksakan proses pelaksanaan musda digelar, di Kota Makassar, sebagai kader senior Partai Golkar tidak bisa menjamin apakah Tana Toraja akan kembali menjadi lumbung suara Partai Golkar atau tidak lagi. 

“Kami meminta DPP tidak tinggal diam, kami mau DPP bersikap sebab ini soal kebesaran partai Golkar, dan  jangan salahkan kader jika mana mereka memilih hengkang dari golkar karena merasa tidak nyaman dengan kebijakan yang diambil DPD I Selama ini,” Tegasnya 

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 22:45
Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat atas kondisi warganya yang hidup dal...
Daerah01 Mei 2026 22:12
Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi baru terbarukan dengan Solar Karya ...
Daerah01 Mei 2026 22:08
Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Muly...
Politik01 Mei 2026 22:04
Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sul...