Tingkat Kekerasan Perempuan Tinggi, Indira Yusuf Ismail Pastikan Shelter Berfungsi Dengan Baik

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 01 September 2021 15:21

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail pada kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup kota Makassar Tahap VI, tekankan untuk memastikan shelter yang ada di masyarakat berfungsi dengan baik.
Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail pada kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup kota Makassar Tahap VI, tekankan untuk memastikan shelter yang ada di masyarakat berfungsi dengan baik.

Trotoar. Id, Makassar — Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail pada kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup kota Makassar Tahap VI, tekankan untuk memastikan shelter yang ada di masyarakat berfungsi dengan baik.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan suatu hal yang memprihatinkan karena setiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Kegiatan hari ini diharapkan dapat menjadi moment yang penting dalam rangka perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai upaya pemenuhan hak-hak atas anak,” tuturnya, Selasa (31/08/2021) di Hotel Mercure.

Makassar memiliki program jagai anakta, salah satu program prioritas yang merupakan upaya mitigasi sosial yang mendorong semua pihak memberi ruang tumbuh kembang anak dengan perlindungan yang maksimal.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak kota Makassar melalui unit pelaksana teknis perlindungan perempuan dan anak (UPT PPA) Kota Makassar Tahun 2020 sebanyak 1.034 kasus. Dengan berbagai kategori diantaranya kekerasan fisik, psikis, seksial dan penelantaran dengan berbagai jenis.

“Kita berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan berberkah. Melalui organisasi perempuan yang ada seperti Dharma Wanita, PKK, dan berbagai organisasi perempuan lainnya, mari bergandengan agar perempuan berdaya dan anak terlindungi,” lanjutnya.

Salah satu langkah yang ada, yakni dengan membenahi shelter-shelter yang saat ini dimiliki disetiap wilayah di kota Makassar. Dengan maksimalnya fungsi shelter, diharapkan masyarakat mendapatkan pendampingan dalam berbagai persoalan, baik pendampingan secara psikis, maupun secara hukum.

Kegiatan tersebut terlaksana dengan kolaborasi anatara Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Juni 2026 18:17
Strategi Kolaborasi Antar-OPD Berbuah Manis, Tim iCafe Hybrid Hub Bulukumba Tembus Semifinal PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui Badan Perencanaan Pemba...
Metro20 Juni 2026 18:12
Open House SRT 65 Barru, Wabup Tegaskan Pendidikan Kunci Putus Rantai Kemiskinan
BARRU, TROTOAR.ID – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menghadiri kegiatan Open House satu tahun Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 65 Kabupaten Ba...
Metro20 Juni 2026 18:04
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari–CPI Disterilkan, Pemkot Makassar Perketat Kebersihan dan Ketertiban
MAKASSAR, Trotoar.ID— Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 20...
Daerah20 Juni 2026 17:58
Luwu Tampilkan Tari Pajjaga Baine di Toraya Ma’gellu’ 2026, Perkuat Promosi Budaya Nusantara
RANTEPAO, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu menampilkan Tari Pajjaga Baine dalam ajang budaya Toraya Ma’gellu’ 2026 yang digelar di Art Cen...