Program Padat Karya Tunai Pembangunan Drainase, Pemda Serap 50 Tenaga Kerja Lokal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 09 September 2021 18:28

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus melalukan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca banjir bandang.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus melalukan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca banjir bandang.

Trotoar.id, Luwu Utara – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus melalukan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca banjir bandang.

Saat ini Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKP2) Luwu Utara melakukan percepatan perbaikan saluran drainase salu Matoto.

Pekerjaan itu dilakukan melalui skema Padat Karya Tunai dan menyerap 50 tenaga kerja lokal.

“Tujuannya untuk menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya, di satu disisi kita lakukan pembangunan di sisi lain kita berdayakan masyarakat kita sendiri,” kata Kepala Bidang Pertanahan dan penataan ruang PUTRPK2 Luwu Utara, Marzuki, Rabu (8/9).

Baca Juga  Dijamu Danny-Fatma, Nasdem: Terima Kasih Makassar

Marzuki menjelaskan, hal ini sejalan dengan instruksi Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani untuk berdayakan dan optimalkan warga setempat atau sekitar, baru bergeser ke desa/kelurahan terdekat. Kalau tidak tersedia baru pindah ke pekerja kecamatan terdekat. Dikecualikan tenaga teknis.

“Karena pekerjaan saat ini berlangsung di jalan Mujahidin menuju Tomkal makanya kami cari tukang yang berlokasi di jalan ini, tapi yang tersedia hanya 10 tukang sementara kami butuhkan 50 tukang, sehingga kami cari dari lokasi terdekat ada yang dari Sa’pek, Lontang, Pontaden dan Inkor, kalau buruh, tukang yang pilih, itupun masih masyarakat kita ada yang berada di lokasi ini ada juga dari Salulemo Mariri termasuk tenaga teknis,” terang Marzuki.

Baca Juga  Progres Infrastruktur Melesat, Gubernur Sulsel: Jalan Panciro–Batas Makassar Capai 83,35 Persen

Salah satu pekerja, Beddu Remmang menyebutkan pekerjaan drainase yang melibatkan dirinya adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat terlebih di masa pandemi saat ini.

“Alhamdulillah bisa dilibatkan, saya sendiri dari indokoro (inkor) korban banjir juga, semoga sering-sering warga lokal yang dipakai untuk proyek-proyek pemerintah,” kata Beddu.

Hal serupa juga disampaikan, Arsinton warga dari jalan Muhajirin. Ia merasa bersyukur karena bisa dipanggil dan ikut serta dalam perbaikan kota pasca dilanda Banjir Bandang.

Baca Juga  Plt Gubernur Sulsel Minta Pemkot Makassar Kasi Rp100 M ke Pemprov untuk Bangun Stadion Mattoanging

“Alhamdulillah, terima kasih semoga tidak hanya di sini, tapi untuk di titik lain pembangunan drainase masih menggunakan jasa kami,” harapnya.

Diketahui, pekerjaan yang berlangsung adalah pembangunan saluran drainase dengan target capaian sepanjang 633 meter, saluran pembuang 140 meter dan tiga unit pembangunan plat duicker.

Pembangunan drainase menggunakan pasangan batu kali 1:4 dan tiga plat duicker menggunakan sistem bondeck dengan campuran beton 16,4 Mpa. (IP)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Daerah09 September 2021 18:28
Program Padat Karya Tunai Pembangunan Drainase, Pemda Serap 50 Tenaga Kerja Lokal
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...