Categories: NasionalNews

Terancam Digusur, Rocky dan Kawan-kawan Ngumpul “Konsolidasi”, Eks Jubir Gus Dur: Ini Persoalan Politik Pertanahan RI

BOGOR – Pasca  Rocky Gerung mendapat surat somasi dari PT Sentul City untuk segera mengosongkan dan membongkar rumahnya di Bojong Koneng, Madang, Kabupaten Bogor, tampaknya bakal mendapat respons balik.

Pasalnya sosok akademis yang gemar memberi kritikan pada pemerintah ini juga memiliki banyak teman yang berlatar belakang tak sembarangan.

Hingga hari ini, kabarnya Rocky telah mendapat somasi dari PT Sentul City sebanyak dua kali yakni pada 26 Juli dan 6 Agustus 2021 lalu. “Iya betu,” kata Kuasa Hukum Rocky Gerung yakni Haris Azhar, Kamis (9/9/2021) lalu.

Bahkan jika Rocky Gerung berani memasuki wilayah tersebut akan dilakukan tindakan tegas atas dugaan tindak pidana Pasal 167, 170 dan Pasal 385 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

PT Sentul City  memberikan waktu 7 x 24 jam pada Rocky untuk membongkar dan mengosongkan rumahnya.

Apabila tidak, maka PT Sentul City akan meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk merobohkan dan menertibkan rumah Rocky yang telah ditempatinya sejak 2009 silam.

Melihat Rocky yang tengah ditimpa masalah. Kawan-kawan Rocky pun tampaknya tak tinggal diam. 

Kawan-kawan rocky terlihat berkumpul di kediaman Rocky. Hal itu diketahui dari postingan Adhie Massardi, yang merupakan mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Adhie mengatakan kalau ia dan kawan-kawannya ngumpul di rumah Rocky untuk bicara tanah dan filosofinya.

Kesimpulan sementara dari pertemuan itu, kata Adhie, bahwa di Indonesia ini terlalu banyak orang yang memiliki sedikit tanah, dan terlalu sedikit orang yang menguasai banyak tanah. Menurutnya, ini persoalan politik pertanahan RI.

“BICARA TANAH▪︎ngumpul di rumah Rocky Gerung eh akhirnya bicara soal tanah & filosofinya.

▪︎kesimpulan sementara: di Indonesia ini terlalu banyak orang yg miliki sangat sedikit tanah dan sangat sedikit orang yg miliki sangat banyak tanah.

☆ ini persoalan politik pertanahan RI,” cuitannya di twitter dikutip trotoar.id, Rabu (15/9).

Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

BERITA TERKAIT

PSI Selayar Tancap Gas Konsolidasi, Perkuat Struktur hingga Desa

SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…

8 jam ago

TP PKK Makassar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Bimtek dan Peninjauan Kebun Aku Hatinya PKK

MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…

13 jam ago

Buka Karang Taruna Cup II, Aksi Bupati Sidrap Main Voli Semarakkan Suasana

SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan…

13 jam ago

Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot Makassar

JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat…

14 jam ago

Lawan Stunting, Pemkab Sidrap Gencarkan Kampanye Hidup Sehat

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya penanganan stunting melalui kampanye…

15 jam ago

Pesan Tegas Bupati di Rakor Pendidikan Sidrap: Tanamkan Karakter Siswa Melalui Budaya Bersih

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya penanaman…

15 jam ago

This website uses cookies.