Bupati ASA Beri Tambahan Insentif untuk Nakes yang Bekerja di Wilayah Terpencil

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 18 Oktober 2021 23:41

Bupati ASA Beri Tambahan Insentif untuk Nakes yang Bekerja di Wilayah Terpencil

SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai di bawah kendali Bupati Andi Seto Asapa (ASA) memberikan perhatian khusus bagi tenaga kesehatan (Nakes) medis maupun non medis yang bertugas di daerah terpencil. Pasalnya, mereka diberikan tambahan insentif diluar dari gaji pokok.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sinjai, drg. Farina Irfani menjelaskan, para nakes yang mendapat tambahan insentif adalah mereka yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat kategori terpencil, seperti di Puskesmas Tenggalembang, Biji Nangka, Pulau Sembilan, Manipi dan Puskesmas Borong.

“Hingga tahun anggaran 2021 kita masih menganggarkan insentif bagi nakes di yang bertugas di daerah terpencil. Besarannya itu untuk tenaga medis sebesar Rp1,5 juta dan tenaga non medis itu Rp350 ribu,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/10/2021).

Baca Juga  Kisah Nene Mallomo Dipentaskan di Makassar, Rawat Nilai Moral Kebudayaan Sidrap

Pemberian tambahan insentif bagi tenaga medis yang jumlahnya 10 orang dan 118 untuk non medis, kata dokter Arin sapaanya, merupakan perwujudan visi misi Pemda Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati Andi Seto Asapa (ASA).

“Jadi ini merupakan salah satu perwujudan visi misi Pemda Kabupaten Sinjai yakni ingin meningkatkan fasilitas pelayanan publik khususnya di bidang kesehatan. Salah satunya tentu bagaimana standar pelayanan itu bisa dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Jalankan Amanah Konstitusi Perkoperasian, Pemkab Apresiasi RAT PKPRI Sinjai

Masih kata dokter Arin, tambahan insentif tersebut juga merupakan penghargaan bagi nakes. Pasalnya, banyak tantangan yang dialami para nakes untuk bisa mencapai puskesmas di daerah terpencil.

“Kita menginginkan agar seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas. Maka dari itu kita memberikan atensi dan penghargaan oleh Pemda melalui tambahan penghasilan bagi Nakes di wilayah terpencil,” bebernya.

Oleh karenanya, dokter Arin berharap para tenaga medis dan non medis yang bertugas di daerah terpencil biasa melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai standar.

Baca Juga  Insentif Nakes di Kota Makassar Belum Cair Senilai Rp15 M, Dewan Harap Ada Tambahan Anggaran dari APBD 2021

“Memang kita memiliki komitmen bahwa pelayanan kesehatan bisa diakses oleh semua masyarakat setiap waktu. Walaupun di tempat jauh akan tetapi bisa memberikan pelayanan kegawatdaruratan hingga 24 jam,” kuncinya.

Terpisah, Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, pemberian insentif tambahan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap nakes yang rela bertugas di daerah terpencil. Apalagi, resiko yang mereka hadapi besar.

“Meskipun nilainya belum seberapa tetapi tambahan insentif ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada para nakes yang rela bertugas di wilayah terpencil, resikonya besar, butuh perjuangan,” ucap ASA. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...