Plt Gub Sulsel Bahas Peluang Kerjasama Bilateral dengan Konsulat Jenderal Australia

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 21 Oktober 2021 20:13

Konsulat Jenderal Australia berbincang bersama Plt Gubernur Sulsel di Rujab Wagub Sulsel, Makassar. Kamis (21/10).
Konsulat Jenderal Australia berbincang bersama Plt Gubernur Sulsel di Rujab Wagub Sulsel, Makassar. Kamis (21/10).

MAKASSAR – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan audiensi Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Bronwyn Robbins di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Kamis, 21 Oktober 2021. Keduanya berbincang terkait upaya recovery di Sulawesi Selatan selama masa pandemi. Serta potensi kerjasama bilateral berbagai bidang terutama di bidang pendidikan vokasi/keahlian terapan tertentu.

“Kami Pemerintah Australia mendukung upaya recovery yang dilakukan Sulsel,” kata Bronwyn Robbins.

Ia menyatakan bahwa Australia tertarik bekerjasama dengan Sulsel di bidang peternakan, pertanian, kelautan, pariwisata dan industri kecil dan semakin mengoptimalkan kerja sama yang telah terjalin. Australia juga ingin membagikan keahlian yang dimiliki pada bidang-bidang tertentu. “Untuk itu kami ingin mendengarkan apa yang menjadi prioritas anda Pak Gubernur,” sebutnya.

Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan, untuk bidang peternakan dan pertanian, di mana Australia jika tertarik berinvestasi maka Pemprov Sulsel akan menyediakan lahan bekerja sama dengan Perusda. Termasuk dengan harapan transfer keahlian di bidang ini.

“Kami ingin mengoptimalkan apa yang kami miliki. Kami memiliki lahan dan pertanian. Petani butuh pendampingan untuk meningkatkan kualitas produksinya, kualitas masih menjadi kendala. Para ahli dari Australia bisa membantu mengoptimalkan produksi bahkan sampai pengemasan,” harapnya.

Ia mencontohkan, bahwa kualitas rumput laut Sulsel yang baik, namun dalam proses mengalami penurunan, misalnya pada pengeringan atau pengiriman. Potensi kerjasama rumput laut juga besar. 

Lanjutnya, untuk tahun depan Pemerintah Sulsel akan fokus pada pengembangan sekolah vokasi. Misalnya untuk vokasi industri akan Pemprov akan menyediakan infastruktur pendukung seperti alat praktek dan laboratorium yang dibutuhkan. Australia yang memiliki tenaga ahli kelas dunia diharapkan peranannya untuk dapat mengirimkan tenaga ahlinya untuk mengajar. 

“Kami mengharapkan pendampingan dari sisi pengajaran dari tenaga ahli anda di sekolah vokasi. Kami menantikan apa yang bisa anda upayakan untuk meningkatkan pendidikan di sekolah vokasi kami,” ucapnya.

Sebagai langkah awal, tenaga ahli Australia dapat mengajar pada sekolah yang dijadikan sebagai pilot project.

“Sekolah vokasi ini misalnya di bidang pariwisata, pertanian, industri, perternakan dan perikanan,” sebutnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro10 Juli 2026 16:00
Aliyah Mustika Ilham Terima Tiga Kepala Daerah, Bahas Kolaborasi UMKM hingga Pengentasan Kemiskinan
Makassar, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi tiga kepala daerah, yakni Bupati ...
Metro10 Juli 2026 15:57
Pemkot Makassar Tata Pasar Senggol, Kini Lebih Rapi, Tertib, dan Nyaman
Makassar, Trotoar.id— Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Pasar Makassar Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kawasan perdagan...
Parlemen10 Juli 2026 15:54
DPRD Sulsel Soroti Proyek Bendung Lalengrie Ujung Lamuru, Dinilai Mubazir dan Layak Diaudit
Makassar, Trotoar.id — Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Asni, menilai penganggaran proyek bendung di...
Daerah10 Juli 2026 15:48
Sri Suparni Bahlil Salurkan Bantuan Energi di Barru, Dorong Akses Listrik dan Penerangan Berbasis Energi Terbarukan
BARRU, Trotoar.id — Penasehat DPW Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Suparni Bahlil, menyerahkan bantuan Penerangan Jalan Umum T...