Prof Jufri Sebut Kopi Micro Cocok Jadi Oleh-oleh Wisatawan, Cobain Yuk!

Suriadi
Suriadi

Kamis, 04 November 2021 23:41

Prof Jufri Sebut Kopi Micro Cocok Jadi Oleh-oleh Wisatawan, Cobain Yuk!

MAKASSAR – Prof Jufri pada Kamis petang (04/11/21) menyampaikan bahwa pihaknya terus membangun dan memperkuat sinergitas untuk membangkitkan sektor kepariwisataan dan kebudayaan. Subsektor yang ada diantaranya ekonomi kreatif menjadi perhatian penuh di awal kepemimpinannya selaku Kepala Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan) Provinsi Sulsel (Sulawesi Selatan).

Industri kreatif menyokong pariwisata karena ada Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang senantiasa menyediakan produk-produk bagi wisatawan. Satu diantaranya kopi yang mana sudah banyak lahir brand-brand lokal.

Dia membeberkan, Rabu kemarin, 3 November 2021 salah satu UMKM di Sulsel menyerahkan produknya. Jufri pun menegaskan akan berupaya mempromosikan produk bernama Kopi Micro itu agar dapat diterima lebih luas di masyarakat, utamanya yang ada di Sulsel.

“Kopi Micro bisa dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang wisatawan. Tentu kita akan bantu untuk promosinya, paling tidak ini satu konten lagi untuk media sosial kita di Disbudpar Sulsel,” tutur Kadis bernama lengkap Muhammad Jufri yang ditemui di halaman Gedung MULO, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 23, Kota Makassar.

Baca Juga  Grand Final Pemilihan Duta Museum 2021, Prof Jufri Dorong Digitalisasi Museum

Penyerahan produk itu berlangsung di Mall Pipo (Phinisi Point), Kota Makassar. Saat itu dirinya baru saja membuka secara resmi event bertajuk Sulsel Great Sale 2021.

Menghadirkan ratusan Pelaku UMKM dari 24 Kabupaten/Kota, baik secara offline di Mall Pipo maupun online melalui wadah website sulselgreatsale dot com. Lanjut dikatakan, dirinya menyambut baik dan mengapresiasi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komunitas UMKM Naik Kelas (UNK) Provinsi Sulsel Sang Abta T Paonganan yang memberinya Kopi Micro.

Terlebih kata dia, momennya sangat tepat disaat pameran di Lantai II Mall Pipo itu digelar sejak tanggal 3 hingga 7 November mendatang. Jufri juga mengatakan bahwa industri kreatif bisa bersinergi dengan Bidang Kesenian dan Ekonomi Kreatif yang ada di tubuh Disbudpar Sulsel.

“Patut kita apresiasi kreativitas teman-teman Pelaku UMKM yang ada di Sulsel bahwa kita juga punya brand lokal yang kita harapkan bisa bersaing. Industri kreatif jelas berkorelasi dengan kepariwisataan,” ujarnya.

Baca Juga  Jelang Pelantikan Bupati Pinrang, Aslam Patonangi dan Irwan Hamid Kompak Temui Gubernur Sulsel

Produk itu sebagai sampel. Pihaknya dapat menyediakan sesuai permintaan, nama Kopi Micro diartikan kopi usaha micro.

“Ini sebagai sampel ke pihak dinas (Disbudpar Sulsel) dan penyelenggara. Semoga bisa dibantu untuk perluasan pasarnya lewat dinas dan penyelenggara Sulsel Great Sale,” terang Abta.

Kopi Micro merupakan produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) hasil binaan UKM yang ada di bawah koordinasi DPD Komunitas UNK Sulsel. Dibuat dari kopi bubuk toraja dan mengusung brand lokal.

“Kita berharap tentunya Pemerintah terus mensupport brand lokal khususnya industri kreatif yang ada di sekitar lokasi pariwisata (destinasi wisata). Bisa lewat sosialisasi ke semua lapisan masyarakat supaya industri kreatif kita di Sulsel bangkit dan mengangkat juga pariwisata kita,” kata dia.

Baca Juga  Bupati Lutra Buka Bimtek Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa

Menyinggung mulai bangkitnya kepariwisataan, Abta mengungkapkan bahwa Komunitas UNK hadir sebagai salah satu solusi untuk membudayakan “Bangga Buatan Indonesia”. Adalah tagline yang dipopulerkan dan digenjot oleh Kemenparekraf/Baparekraf RI (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia).

“Komunitas UMKM Naik Kelas berupaya membantu dan bersinergi dengan Pemerintah dan semua stakeholder terkait. Bagaimana kita menggelorakan ‘Produk Lokal, Pariwisata Lokal, dan Industri Kreatif Lokal lainya’ kepada masyarakat luas dan juga para wisatawan,” pungkasnya.

Senada itu, Ketua Pokja (Kelompok Kerja) II Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulsel, Tri Aprilianti meminta DPD Komunitas UNK Sulsel untuk dapat pula membangun kolaborasi dengan PKK Sulsel. Dengan target bahwa mitra pemerintah itu akan senantiasa merangkul seluruh UMKM yang ada agar bisa membangkitkan subsektor ekonomi kreatif.

“Kami tunggu audiensi ke PKK Sulsel,” singkat Tri. (*)

Penulis : Al/Az

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...