High Level Meeting Terkait Pengendalian Inflasi Daerah, Plt Gubernur: Kita Hindari Penimbunan dan Spekulasi Harga

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 02 Desember 2021 22:14

High Level Meeting Terkait Pengendalian Inflasi Daerah, Plt Gubernur: Kita Hindari Penimbunan dan Spekulasi Harga

Makassar—Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kabupaten Kota di Sulsel, yang digelar Biro Ekonomi dan Pembangunan Sulsel, di Hotel Grand Claro Makassar, Kamis (2/12/2021).

Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala daerah Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan.

Plt Gubernur Sulsel menjelaskan, kegiatan ini digelar untuk mengantisipasi terjadinya inflasi yang salah satunya karena menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru. Mengingat, dalam setiap pelaksanaan hari raya keagamaan dan kegiatan besar lainnya, seperti menjelang lebaran, natal dan tahun baru menjadi kekuatiran terjadinya inflasi.

Salah satu penyebabnya, adanya indikasi spekulasi harga yang dilakukan oleh oknum pedagang. Untuk itu, Plt Gubernur menuturkan, High Level Meeting ini dilaksanakan agar ada rekomendasi dalam mengendalikan harga pangan untuk menjaga kualitas ekonomi di Sulawesi Selatan.

“Waktu Ramadhan kita turun bersama Kapolda dan forkopimda ke pasar-pasar, ini Nataru (natal dan tahun baru) kita mau hadapi, bagaimana kita menghindari penimbunan, spekulasi harga, kita bisa lakukan tindakan hukum,” ucapnya.

Plt Gubernur pun menyarankan agar seluruh kepala daerah kabupaten kota kompak untuk menggelar operasi pasar dengan turun langsung memantau harga pangan di pasaran.

Selain itu, ada beberapa rekomendasi yang disampaikan Plt Gubernur untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan High Level Meeting tersebut, diantaranya meminta kepada seluruh kepala daerah melakukan kerjasama untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dengan melakukan langkah koordinasi secara kuat.

“Meminta Bupati Walikota memantau harga stabilitas pangan secara nasional. Kita bisa sama-sama turun mengecek harga. Operasi pasar, ada poin tertentu sebagai stimulan di tempat tertentu ketika ada spekulasi, kita turun untuk stabilitas harga,” tegasnya.

Andi Sudirman juga meminta agar 2022 nanti sudah ada program dalam APBD untuk mengontrol terjadinya inflasi, melihat situasi pangan di pasar yang ditopang dengan kerjasama semua kepala daerah.

“Harapan kita, tahun demi tahun ada trust, ada sinergitas, bagaimana sistem inflasi terkendali. Mudah-mudahan kita melewati tahun ini dengan range 4 sampai 5 persen tatanan ekonomi tidak jauh dari nasional, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil,” tegasnya. [Alam]

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen07 September 2026 21:19
Pansus Bongkar Arah Baru Aset Daerah: UMKM Bakal Diberi Ruang Manfaatkan Aset Pemprov
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pengelolaan aset milik daerah mulai diarahkan tidak sekadar sebagai urusan pencatatan dan pengamanan barang milik pemerintah....
Daerah07 September 2026 19:31
El Nino Tak Mampu Bendung Sawah Sidrap! Padaloang Alau Panen 11,6 Ton Gabah per Hektare
SIDRAP, Trotoar.id — Ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino tak serta-merta membuat produktivitas pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang ...
Daerah07 September 2026 19:28
Bupati Barru Beri Peringatan Keras 11 Anggota BPD PAW: Jangan Lukai Kepercayaan Rakyat!
BARRU, Trotoar.id — Sebelas anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengisian Antar Waktu (PAW) Kabupaten Barru resmi dilantik. Namun, di balik pro...
Daerah07 September 2026 19:07
Tinjau Pembangunan Jalan Ujung Lamuru–Palattae, Warga Menangis di Hadapan Gubernur
Bone, Trotoar.id — Rasa haru Marlina, warga Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, yang tak menahan air mata saat menyapa Gubernur Sulawesi Selatan, A...