Atasi Banjir di Makassar, Plt Gubernur : Sinergi untuk Fokus Dalam Sistem Drainase, Pompa dan Kondisi Kanal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 07 Desember 2021 00:26

Plt Gubernur Sulsel.
Plt Gubernur Sulsel.

Trotoar.id, Makassar — Sejumlah titik di Kota Makassar mulai terendam banjir, Senin, 6 Desember 2021.

Hal itu terjadi akibat intensitas hujan lebat yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini. Salah satunya, titik yang banjir di sekitaran ruas jalan AP Pettarani.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, dan Pemkot Makassar.

“Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulsel, dan Bapak Walikota Makassar, maka tim telah bergerak bersama meninjau kanal Jongaya,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan, saat tim melakukan peninjauan, Dinas PU Kota Makassar mendatanhkan Mobile Pump untuk memompa air drainase keluar ke kanal dengan posisi pintu drainase ditutup.

Meski masih terjadi genangan di ruas Pettarani dan jalan Urip Sumoharjo tepatnya depan kantor Gubernur Sulsel, namun dampak genangan lebih berkurang dari tahun lalu.

“Genangan air ruas jalan Pettarani setelah upaya tahun ini oleh Balai Jalan Nasional membuat saluran besar di sisi kiri kanan jalan, termasuk depan kantor Gubernuran maka masih terpantau terjadi genangan pada ruas Pettarani dan depan kantor meski relatif berkurang dari tahun lalu,” jelasnya.

Atas kejadian banjir di beberapa titik di kota Makassar, Andi Sudirman pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Sistem drainase, pompa dan kondisi kanal yang akan menjadi perhatian dan sinergi kami bersama dalam upaya memastikan masalah genangan kota bisa diselesaikan. Bukan hal mudah, tapi dengan semangat mencari solusi bersama dapat kita perlahan atasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BBWS-PJ, Adenan Rasyid menyampaikan, “kami sudah melakukan pemantauan dan berkomunikasi dengan bapak Plt Gubernur. Dari hasil pantauan, tidak ada air yang mengalir dari drainase Alauddin. Kanal Jongaya masih memiliki kapasitas tampung untuk aliran dari drainase Alauddin dan drainase Landak,” ujarnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen19 Mei 2026 21:38
Kerjasama Diskominfo, SMPN 1 Bulukumba Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa
Bulukumba, Trotoar.id – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari membuka pelatihan jurnalistik ekstrakulikuler majal...
Parlemen19 Mei 2026 21:35
Reses di Biringkanaya, Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga Soal CCTV, Bansos hingga Sumur Bor
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra, kembali menyapa konstituennya di Kecamatan Biringkanaya melalui kegiatan reses...
Metro19 Mei 2026 21:30
Warga Tamalanrea Tolak PSEL, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi Proyek
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Rencana pemindahan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan Tamalanrea memicu gelombang pen...
Parlemen19 Mei 2026 21:22
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Kantor ...