Trotoar.id, Bulukumba — Tim perburuan babi hutan yang dibentuk Bupati Bulukumba H.A. Muchtar Ali Yusuf kembali berhasil memusnahkan ratusan babi hutan.
Dalam perburuan hari ini, Minggu 19 Desember 2021, tim yang dipimpin Kabag Pemerintahan Thayeb Maningkasi berhasil membunuh 120 ekor babi hutan di Desa Paccarammengang Kecamatan Ujung Loe.
Thayeb menjelaskan jika perburuan hari ini adalah pencapaian paling tinggi selama dilakukannya perburuan, ujarnya.
Tidak kurang dari 300 orang ikut serta dalam perburuan, mereka tidak hanya berasal dari Bulukumba, namun dari beberapa daerah seperti Kabupaten Sinjai dan Soppeng.
Thayeb Maningkasi mengungkapkan jika dalam perburuan kali ini sedikit mendapatkan kesulitan dengan Medan yang agak berat, curam dan bersemak. Apalagi kurangnya partisipasi masyarakat menyulitkan timnya untuk mengevakuasi hasil buruan.
Ia berharap kepada warga khususnya petani yang wilayahnya dijadikan sasaran perburuan dapat berpartisipasi karena ini juga kepentingan para petani dalam rangka mengamankan tanaman di areal perkebunannya dari gangguan pengrusakan oleh hama babi, kata Thayeb.
Sementara itu Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf merasa berterimakasih kepada tim yang sukses dalam perburuan hari ini.
“Saya berterima kasih atas capaian ini, karena ini adalah skor tertinggi selama ini. Sepanjang perburuan Tim sudah berhasil memusnahkan 300 lebih hama babi”, kata A. Utta, sapaan akrabnya.
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke…
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros…
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya penataan kota di Makassar tak melulu bergantung pada penertiban pemerintah. Di…
This website uses cookies.