EKONOMI

Sudah Ratusan Tahun Indonesia Mengirim Bahan Mentah Keluar Negeri, Jokowi Tegas: Ini Harus Kita Hentikan!

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 17 Januari 2022 21:52

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

MAKASSAR—Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak boleh menghentikan transformasi besar ekonomi yang tengah dilakukan oleh pemerintah, yakni ekonomi yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Sudah berapa ratus tahun kita mengirim bahan mentah ke luar, utamanya ke Eropa. Sejak zaman VOC. Ini harus kita hentikan,” tuturnya melalui akun sosial medianya dikutip. 

Ia menegaskan bahwa Indonesia sudah mulai dengan menghentikan ekspor nikel berupa bahan mentah dan menggantinya dengan bahan jadi dan setengah jadi. Setelah nikel, menyusul bauksit, tembaga, dan sebagainya.

“Jika nikel diekspor dalam bentuk bahan mentah, maka hanya akan menghasilkan USD1 miliar atau setara Rp14-15 triliun,” tulisnya seperti dilihat di Instagram pribadinya, pada Senin, 17 Januari 2022.

“Setelah pelarangan ekspor bahan mentah itu, akhir tahun kemarin ekspor kita untuk besi baja — yang merupakan turunan dari nikel — menghasilkan USD20,8 miliar atau Rp300 triliun. Dari Rp15 triliun melompat menjadi Rp300 triliun dan membuka lapangan pekerjaan yang banyak sekali,” tambahnya.

Kebijakan penghentian ekspor bahan mentah tambang ini bukanlah tanpa tantangan, kata dia, pada awalnya, Indonesia dikecam oleh negara-negara lain, dan diadukan hingga ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Namun, Indonesia tidak akan menghentikan kebijakan tersebut,” ujarnya.

“Kita ingin nilai tambah itu ada di Tanah Air sehingga selain memberikan penerimaan negara yang makin besar berupa pajak, royalti, penerimaan negara bukan pajak, juga bisa membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya,” tambahnya lagi. 

(Al/ltf3)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...
Daerah03 September 2026 23:32
KDMP Anabanua Mau Dibangun, Status Tanah Hombes Masih Harus Dipastikan
BARRU, Trotoar.id — Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Anabanua, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, masih terbentur persoalan ...
Politik03 September 2026 15:48
Golkar Sulsel Tak Ingin Salah Pilih Nahkoda, Survei Kader Jadi Penentu Ketua DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menyiapkan strategi konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik mendatang. Salah sa...