JAKARTA—Seorang Pendakwah bernama Ustadz Alfian Tanjung viral di media sosial Twitter lantaran videonya menyinggung hal kontroversial terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).
Dalam video itu, ia menyebut secara jelas bahwasanya pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara Kalimantan Timur merupakan program dari Partai Komunis Indonesia atau PKI pada tahun 1955 silam.
Video tersebut dilihat lewat postingan sebuah akun twitter @tukangrosok_ dilihat pada Kamis, 20 Januari 2022.
“Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Penajam Kalimantan Timur itu adalah program PKI tahun 1955,” kata dia dikutip dari video tersebut.
Menurutnya, Istana Negara, Monas, gedung-gedung pemberitaan, markas Kepolisian dan TNI semua nantinya akan dijual kepada China.
“Sementara Istana Negara, Monas, sementara gedung-gedung RRI, TVRI, pusat-pusat polisi, tentara, universitas, itu semua nanti akan dijual kepada China,” ujarnya.
“Kalau ada masyarakat yang tidak setuju nanti akan ditangkap polisi. Sistem kerja polisi akan menangkap siapa yang menolak pemindahan Ibu Kota,” ungkapnya
“Jadi Komunisme ini sekarang sudah berjalan rill. Kalau jamaah mau memahami hari ini sebenarnya kita menunggu saatnya kita akan melihat kembali berkibar bendera Palu Arit di mana-mana tempat,” tutur Alfian.



Komentar