HUKUM

Edi Mulyadi Kritik IKN Nusantara Buntut Dugaan Penghinaan, Ketua KNPI Kota Makassar Minta Polri Segera Bertindak

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 25 Januari 2022 14:59

Ketua KNPI Makassar, Hasrul Kaharuddin.
Ketua KNPI Makassar, Hasrul Kaharuddin.

MAKASSAR—Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar, Hasrul Kaharuddin, mengecam perkataan seorang Pegiat Media Sosial, Edi Mulyadi yang dugaan telah melakukan penghinaan terhadap warga Kalimantan Timur (Kaltim).

Hasrul Kaharuddin atau akrab disapa Bung Arul menguruk keras  pernyataan Edy Mulyadi yang menyinggung perasaan masyarakat Kalimantan Timur terkait IKN.

Hal itu berkaitan dengan penolakan Edi Mulyadi atas pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim), namun disampaikan dengan bermuatan unsur penghinaan.

“Kami mengecam dan mengutuk keras ucapan dari seseorang bernama Edi Mulyadi, sebab kami menilai bahwa itu mencederai kedamaian dan kerukunan warga negara khusus warga Kalimantan,” kata Bung Arul kepada Awak Media, Selasa, 25 Januari 2022.

Pihaknya meminta agar kepolisian segera mengambil tindakan sebab ini akan berbahaya bila dibiarkan berlarut.

“Ini harus segera diatasi oleh kepolisian. Dan kami juga meminta agar segenap masyarakat khususnya di Kalimantan agar tenang dan tak terprovokasi, dan menyerahkan persoalan ini ke ranah hukum,” tegasnya.

Menurut Bung Arul, sepantasnya Edy Mulyadi fokus dengan alasan penolakannya tanpa komentar yang justru memunculkan masalah baru dan justru meresahkan masyarakat.

“Jangan sampai komentar tersebut tujuannya memang untuk memperkeruh suasana,” imbuhnya.

Bahkan, tambahnya, Komentar dari Edy Mulyadi sangat tidak mendasar, dan justru menyakiti hati masyarakat Kalimantan, khususnya Kaltim.

“Kaltim sejauh ini telah memberikan kontribusi kepada negara. Sangat tidak layak jika Edy Mulyadi dan kawan-kawannya menyampaikan hal yang menghina warga Kalimantan Timur,” tuturnya.

Sebelumnya, Edy Mulyadi telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri seiring ucapannya viral tentang IKN Nusantara di Penajam Utara, Kaltim. 

Laporan tersebut terkait ucapan Edi Mulyadi yang menyebut Kalimantan Timur sebagai ‘Tempat Jin Buang Anak’. Laporan PB SEMMI ini teregister dalam LP/B/0031/I/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 24 Januari 2022.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 22:00
Kunjungi Pulau Sabutung, Fatmawati Pastikan Pembangunan Kepulauan Lebih Merata
PANGKEP, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingg...
Metro26 Juni 2026 20:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Terluar, Pastikan Layanan Dasar dan Salurkan Bantuan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali menyambangi Pulau Lanjuka...
Nasional26 Juni 2026 18:57
Presiden Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) un...
Metro26 Juni 2026 17:33
Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Gunung Sari Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan kesiapan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, dalam menghad...