Jusuf Kalla, / trotoar.id
JAKARTA—Eks Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mempersilahkan pemerintah menindak tegas jika ada penceramah di masjid yang memberontak pada negara.
JK yang juga merupakan Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) menegaskan bahwa memang tak pernah ada upaya mengacau negara lewat masjid.
Justru, kata JK, aksi terorisme berawal dari rumah kontrakan, seperti pembuatan bom, membentuk kelompok-kelompok dan jaringan.
‘Kalau masalahnya begitu. Periksa semua rumah-rumah kontrakan,” tuturnya.
Meski begitu, JK meminta kepolisian lebih teliti dalam menilai para penceramah di masjid.
Menurutnya, memang ada penceramah yang mengkritik kebijakan pemerintah, namun bukan dalam rangka meruntuhkan negara.
Namun, kata JK, jika memang penceramah yang bicara di masjid ingin memberontak pada negara, pemerintah dipersilahkan untuk menindak tegas.
“Silahkan ditangkap. Tapi tidak secara umum masjid begitu,” ujarnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui…
JENEWA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membawa pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kehadiran negara…
LUTIM, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pembinaan Program…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi pembangunan daerah dalam program…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan…
This website uses cookies.