Kelompok Habaib Laporkan Dudung ke Puspomad, Dugaan Penistaan Agama, Panglima TNI Diminta Turun Tangan

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 04 Februari 2022 14:23

KSAD TNI, Jenderal Dudung.
KSAD TNI, Jenderal Dudung.

JAKARTA—Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama melapor KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).

“Tuhan bukan orang Arab” kata Dudung dalam podcast yang diunggah di Youtube. Hal ini yang diduga jadi penyebab pelaporan itu.

Panglima TNI, Andika Perkasa pun diminta menengahi kasus ini, hal ini diterangkan oleh Ketua Rekat Indonesia Raya, Eka Gumilar.

Menurutnya, pertemuan kedua belah pihak sangat penting dalam menjunjung tali silaturahmi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Pertahanan yang kuat sebuah negara adalah bersatunya antara ulama dan umaro,” kata Eka kepada wartawan, Jumat, 4 Februari.

Eka menilai, jika Panglima TNI memfasilitasi pertemuan jajaran tinggi TNI dan ulama sebagai forum silaturahmi, maka hal itu bakal membawa keberkahan dan manfaat bagi umat.

“Sebaiknya semua pihak difasilitasi, termasuk Jenderal Dudung agar kembali harmonis. Tiang penyangga negara ini ya TNI dan ulama, kalau keduanya gak harmonis, bahaya bangsa ini,” katanya.

Disisi lain, Eka meminta semua pihak, termasuk pelapor menempuh jalur tabayun terlebih dahulu. Menurut dia, Tabayun merupakan langkah yang sangat penting untuk mengetahui maksud dan tujuan apa yang disampaikan Jenderal Dudung.

“Akan lebih bijak kita lihat tujuannya, tidak hanya fokus kepada kesalahannya. Bukankah Pak Dudung menyampaikan beliau ketika berdoa dalam bahasa Indonesia, doanya doa kebaikan ingin menolong orang lain, mungkin cara penyampaian Pak Dudung dapat menimbulkan salah tafsir, tapi jangan lupa dilihat tujuannya beliau juga baik. Yang salah itu kalau kita tidak pernah berdoa,” katanya.

Eka pun meminta semua pihak terus menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa serta menghindari hal-hal yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Rakyat, TNI, dan ulama jangan sampai dibentur-benturkan. Kita tujuannya ingin merekatkan dan menyejukkan semua pihak, agar bangsa ini terus damai dan nyaman,” tandasnya. 

Penulis : Al/Ltf

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Juni 2026 20:56
Dua Bupati Golkar HIjrah, Bupati Soppeng: Maaf Belum
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai mencuat di Sulawesi Selatan. Kabar ini menjadi...
Metro01 Juni 2026 17:36
Walikota Makassar, Pimpinan Upacara Hari Lahir Pancasila
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipering...
Metro01 Juni 2026 15:29
Wali Kota Makassar Hadiri Sannipata Waisak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yan...
Metro01 Juni 2026 13:21
Gubernur Sulsel Hadiri Sannipata Ummat Buddha
MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indone...