Jaga Kebersihan

Andi Utta: Bulukumba Tidak Boleh “Rantasa”

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 09 Februari 2022 22:21

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. (*)
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. (*)

BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Ujung Bulu Tahun Anggaran 2023 di Hutan Kota, Rabu 9 Februari 2022. 

Di hadapan peserta Musrenbang, Bupati menekankan agar Bulukumba tak boleh “rantasa”. Dengan begitu, di pemerintahan Muchtar Ali Yusuf-A Edy Manaf, Bulukumba tak boleh jorok dan kotor.

“Di pemerintahan ini, Bulukumba tak boleh rantasa. Kalau rantasa, maka siap-siap camat dan lurah dievaluasi” kata Bupati yang akrab disapa Andi Utta dalam sambutannya di Hutan Kota.

Andi Utta mencontohkan kerja keras Tim Pengendali Banjir yang dibentuk di awal pemerintahannya bersawa Wabup Andi Edy Manaf. Tim itu katanya, bekerja tanpa biaya APBD.

“Di awal pemerintahan mindset kita yang penting Bulukumba jangan banjir. Karena anggarannya tidak ada di APBD, maka kita cari dari langit. Kalau kita cinta Bulukumba berarti kita harus sama-sama berbuat untuk Bulukumba,” katanya.

Sementara, Camat Ujungbulu Andi Ashadi mengaku memaknai pernyataan bupati secara dalam, di mana Bulukumba tidak boleh ‘rantasa’ merupakan kewajiban semua pihak untuk senantiasa menjaga kebersihan.

“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan saja, tapi juga menjadi tanggung jawab Camat dan para Lurah karena merupakan kepala wilayah,” kata Camat yang akrab disapa Andi Gatot.

Ia mengaku sangat mendukung pernyataan bupati dan akan bekerja semaksimal mungkin demi Bulukumba tidak ‘rantasa’. “Masyarakat sudah merasakan hasilnya dengan dua tahun belakangan ini tidak banjir lagi,” katanya.

Dalam mewujudkan Bulukumba tidak rantasa, Pemerintah Kecamatan Ujungbulu memastikan saluran-saluran air di wilayahnya bersih dari sampah dan sedimen. Kemudian kata Andi Gatot, menggalakkan kembali kerja bakti mingguan.

“Kita juga senantiasa memberi pemahaman kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran air,” katanya.

Di tempat yang sama, Lurah Loka Asroni Azis mengatakan pernyataan Bulukumba tak boleh rantasa berarti menjaga kebersihan dan menjadi tanggung jawab di wilayahnya.

Ia berjanji akan bekerja dengan baik untuk kepentingan bersama dan menunjukkan loyalitas kepada pimpinan. Selain itu menurutnya, pernyataan bupati memberikan semangat baru agar senantiasa menjaga kebersihan.

“Setelah dilantik, kami memang canangkan Jumat bersih. Kami pun memberi sampel di setiap kelurahan. Kalau ada laporan dari warga setiap lingkungan, kami kunjungi lagi di sana,” kata Roni sapaan akrabnya.

Untuk diketahui tahun ini Pemerintah Kabupaten Bulukumba akan melaksanakan program rehabilitasi drainase dalam kota Bulukumba dengan sistem panel knock down. Bukan lagi model konvensional yang menggunakan pemasangan batu campur semen. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...
Hukum25 Juli 2026 01:11
Dari Pemburu Koruptor Menjadi Tersangka: Mantan Jampidsus ditahan di Rutan KPK
Jakarta, Trotoar.id — Suasana di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 24 Juli 2026, me...