Masih aktif

Ternyata Sudah Sering Ditemukan Benda Mirip Rudal di Perairan Selayar, Danlantamal: Itu Alat Canggih Buatan Amerika

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 19 Februari 2022 18:05

Benda diduga rudal. Ini faktanya:
Benda diduga rudal. Ini faktanya:

Makassar, trotoar.id – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) mengevakuasi benda mirip rudal yang ditemukan nelayan di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui KRI Fatahillah-361 ke Kota Makassar. Penemuan benda ini bukan kali pertama. 

Danlantamal VI Makassar, Laksamana Pertama, TNI Beni Sukandari mengatakan, penemuan benda ini bukan kali pertama di Kepulauan Selayar. Sebelumnya, juga telah ditemukan benda yang menyerupai ini. 

“Telah memastikan benda ini sering sekali kita temukan di sekitar Kepulauan Selayar oleh masyarakat setempat,” kata Beni saat ditemui di KRI Fatahillah, Sabtu (19/2). 

Penemuan pertama sekitar 10 tahun silam. Benda tersebut bentuknya ada kemiripan, tetapi berwarna merah. Untuk penemuan kedua, dua hari lalu. Dan dapat dipastikan, benda kedua ini buatan Amerika Serikat. 

“Tentunya kita antisipasi dengan adanya dua alat ini ditemukan, satu ditemukan dua hari lalu dan yang merah ini 10 tahun lalu. Dua alat ini, kita temukan di area Sea Glader di tempat yang hampir sama, di area Kepulauan Selayar,” ungkapnya. 

Beni menjelaskan, jika Kepulauan Selayar memang kerap dilalui kapal sipil maupun militer. Kapal-kapal, bukan hanya sekedar lalu lalang. Tetapi, dicurigai memiliki misi tersendiri dengan memanfaatkan perairan Indonesia, khususnya Alki II (Selayar) ini. 

Misalnya jika untuk kepentingan militer, mengingat Selayar adalah jalur Alki 2 yang cukup dalam. Keberadaan rudal-rudal kapal selam sangat ideal sampai ke lautan Aru atau Banda sampai Alki 3. Dan di sana, daerah yang cukup baik untuk bermanuver kapal selam. 

“Tentunya kita tidak berandai-andai, kita perlu penelitian lebih lanjut sehingga dengan ditemukannya alat ini mudah-mudahan nanti dinas penelitian dan pengembangan AL bisa merekam ulang hasil data yang ada di dalam alat ini,” jelas dia. 

Sebelumnya, Beni memastikan bahwa alat bukanlah rudal. Melainkan, Side Scan Sonar (SSS). Alat buatan Amerika itupun, dipastikan masih aktif. Mengingat lampu masih kedap-kedip. 

Side Scan Sonar merupakan peralatan atau alat canggih yang dapat digunakan untuk meneliti dan merekam keadaan bawah laut. 

“Benda berfungsi untuk meneliti keadaan di bawah permukaan laut, termasuk aktivitas, biodata dan segala kehidupan di bawah permukaan laut,” jelasnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 19:41
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN dan Pelajar Hadapi Tantangan Kota Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) ...
Politik19 Oktober 2026 18:32
IAS Bentuk 11 Korwil Golkar Sulsel, Musda Kabupaten/Kota Ditarget Rampung Akhir 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai mempercepat konsolidasi organisasi dengan mem...
Metro19 Oktober 2026 15:53
Digitalisasi PBG Dongkrak Retribusi Makassar Rp21,38 Miliar, Baru 37 Persen Bangunan Teridentifikasi Berizin
MAKASSAR, Trotoar.id — Digitalisasi perizinan bangunan mulai menunjukkan hasil bagi Pemerintah Kota Makassar. Hingga Oktober 2026, realisasi retribu...
Parlemen19 Oktober 2026 15:46
Marthen Rantetondok Apresiasi Multiyears Pemprov Sulsel, Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Toraja dan Luwu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan infrastruktur jalan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ...