JK Mengeluh ke Presiden, Jokowi: Saya Sangat Menghargai Pak Jusuf Kalla

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 25 Februari 2022 17:48

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

POSO, trotoar.id—Presiden Joko Widodo mengaku sangat menghargai Mantan Wakil Presiden (Wapres) yang juga Founder Kalla Group, Jusuf Kalla (JK).

“Saya sangat menghargai Pak Jusuf Kalla atas selesainya pembangkit listrik tenaga air di Kabupaten Poso, di Provinsi Sulteng,” kata saat peresmian PLTA Poso, di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (25/2/2022).

Jokowi ini pun mengapresiasi dan menghargai upaya JK untuk menyelesaikan PLTA Poso.

“Untungnya Pak Jusuf Kalla dan seluruh manajemen Kalla Group ini tahan banting. Coba kalau ndak, sudah mundur dulu. Lima tahun ngurus enggak rampung-rampung. Itu baru ngurus izinnya belum nanti mendapatkan pendanaan dari konsorsium perbankan bukan sesuatu yang gampang,” paparnya.

Hal ini menanggapi keluhan JK kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait sulitnya mendapatkan izin pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Poso. Dia mengatakan butuh waktu lima tahun untuk mendapatkan izin tersebut.

“Ini negoisasinya lima tahun pak. Baru negoisasi butuh lima tahun. Mengerjakan tujuh tahun, jadi 12 tahun. Di Kerinci juga butuh negosiasi lebih dari lima tahun,” katanya saat peresmian PLTA Poso, di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (25/2/2022).

Dia berharap perizinan dapat diperpendek setidaknya menjadi satu tahun.

“Negosiasinya bisa lebih diperpendek. Mungkin setahun cukup. Sehingga betul-betul kita ada insentif,” ujarnya.

JK menyebut banyak orang yang ingin membangun PLTA tapi terhambat perizinan.

“Begitu banyak orang yang mau membangun pak, terutama PLTA ini. Tapi tidak bisa maju karena soal-soal birokrasinya, bukan teknisnya. Ini birokrasinya yang lambat sekali. Apabila diperbaiki, saya yakin di seluruh Indonesia bergerak itu para pengusaha-pengusaha,” paparnya.

Menegur Dirut PLN, Jokowi mengatakan terlalu lama masa pengurusan izin akan membuat pengusaha kelelahan.

“Sekuat apa pun orang ngurusin izin negoisasi sampai lebih dari lima tahun, kecapean di ngurusin izin, belum bekerja di lapangan,” ungkapnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Juni 2026 21:56
Bulukumba Lampaui Target, Libatkan 3.054 Ayah dalam Gerakan Ayah Hadir
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kabupaten Bulukumba menorehkan capaian membanggakan dalam pelaksanaan Gerakan 33.000 Ayah Hadir tingkat Provinsi Sulawesi Se...
Daerah28 Juni 2026 21:53
Bupati Barru Hadiri Penamatan Santri ke-84 DDI Mangkoso, Tegaskan Peran Pesantren Cetak Ulama dan SDM Unggul
BARRU, TROTOAR.ID — Pondok Pesantren DDI Mangkoso kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka dalam melahirkan ulama serta sumber daya ma...
Metro28 Juni 2026 18:39
Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi melepas ratusan peserta Jalan Sehat dalam rangka memperingati In...
Metro28 Juni 2026 18:37
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Normalisasi Drainase dan Perbaikan Trotoar di Mariso
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti penertiban lapak Pedagang Kaki Lima...