Bareskrim

Bareskrim Sebut Kasus Nurhayati Tak Cukup Bukti Jadi Tersangka

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 27 Februari 2022 18:02

Bareskrim Sebut Kasus Nurhayati Tak Cukup Bukti Jadi Tersangka

Trotoar.id,Makassar – Bareskrim Mabes Polri telah menggelar Gelar Perkara terkait kasus yanga menyeret Nurhayati Pelapor kasus tindak pidana korupsi dana Desa Citemu, Kabupaten Cirebon.

Pada gelar perkara tersebut, menunjukkan jika Penyidikan Polres Cirebon tidakiliki bukti kuat menyerah Nurhayati sebagai Tersangka dalam kasus korupsi yang dilaporoannya 

“Dari hasil gelar perkara yang dilakukan Jumat, tidak ditemukan alat bukti yang bisa amenyeret Nurhayati sebagai tersangka,” Kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto di Jakarta, seperti dilansir oleh suara.com 

Tidak cukupnya bukti menyeret Nurhayati sebagai tersangka, maka tahap dua pelimpahan berkas perkara kepada kejaksaan tidak akan dilakukan 

Hingga Polri akan mengeluarkan Srat Perintah Pemberhentian Penyelidikan (SP3) terhadap kasus Nurhayati setelah Kapolres dan Direskrimsus polda Jabar melakukan koordinasi bersama dengan Aspidsus dan Kejari mengembalikan P21-nya.

Ia juga menyampaikan, Biro Pengawas Penyidik atua Wassidik Bareskrim Polri, telah merekomendasikan kepada Kapolres Cirebon dan Direskrimsus Polda Jawa Barat untuk kembali berkoordinasi dengan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jabar dan Kejaksaan Negeri Cirebon terkait kasus tersebut

“Semoga hasil koordinasi Kapolres dan Direskrimsus dengan Aspidsus dan Kejari mengembalikan P21-nya, sehingga kami bisa menerbitkan SP3,” ujar Agus.

Kabareskrim menjelaskan tidak ada unsur kesengajaan pada penetapan Nurhayati sebagai tersangka. Hal itu lantaran pihak kejaksaan sempat mengembalikan berkas penyidikan (P19) dan meminta adanya pendalaman terhadap Nurhayati terkait dugaan korupsi dana desa di Citemu, Cirebon.

Jenderal bintang tiga teraebut juga mengucapkan Terima kasih kepada masyarakat yang memberikan atensi dan memviralkan kasus Nurhayati.

“Bapak Kapolri dalam setiap kali pertemuan menekankan agar jajaran untuk selalu introspeksi diri, dan tidak antikritik sehingga kalau ada hal yang salah atau merusak rasa keadilan masyarakat, ya harus berani mengambil sikap. Hasil gelar perkara, itulah sikap kami selaku atasan penyidik dan pengawas,” kata Agus di kutip suara.com

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen25 Juli 2026 16:00
Di Tamamaung, Hamzah Hamid Bahas Polemik SPMB SMA/SMK, Warga Keluhkan Sulitnya Masuk Sekolah Negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar Reses Masa Persidang...
Parlemen25 Juli 2026 14:13
Hamzah Hamid Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Reses Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dengan Konstituen
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hamzah Hamid, menggelar kegiatan Reses Masa ...
Parlemen25 Juli 2026 13:58
Warga Pulau Saugi Ke Sofyan Syam : Nakes dan Guru PAUD Butuh Perhatian Pemprov Sulsel
Pangkep, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sofyan Syam, melaksanakan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/20...
Daerah25 Juli 2026 12:38
Ground Breaking Tanggul Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Kebut Penanganan Banjir di Luwu Utara
LUWU UTARA, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat upaya mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur pengendali b...