Warga Sipil Tertembak di Makassar, Polda Sulsel: Anggota Mau Ditusuk Badik

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 11 Maret 2022 00:00

Senjata dan peluru (ilustrasi).
Senjata dan peluru (ilustrasi).

Makassar, trotoar.id – Tepat pada Rabu Malam (9/3/2022) seorang warga sipil bernama Zulkifli (30) tertembak oleh seseorang yang diduga adalah polisi.

Malam itu cukup mencekam. Tak lama setelah kejadian, si terduga pelaku penembakan pun pelan-pelan disebutkan berinisial AA.

Orang yang diduga pelaku itu juga disebutkan berpangkat Bripka yang bertugas di bawah Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), tepatnya di Polres Kabupaten Gowa.

Peristiwa tersebut terjadi tepat di Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Polda Sulsel tak menyangkali penembakan tersebut. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana.

Bahwa penembakan tersebut terjadi lantaran posisi terduga pelaku saat itu sedang dalam bahaya atau terancam, demikian diterangkan oleh Kombes Komang.

Polisi berpangkat Bripka itu diduga hendak ditusuk dengan menggunakan senjata tajam jenis badik oleh Zulkifli, sehingga terduga pelaku mengambil sikap membela diri.

“Anggota mau ditusuk badik,” kata Kombes Komang kepada Kumparan, dikutip trotoar.id.

Komang menjelaskan bahwa sebelum hal itu terjadi, oknum polisi itu menuju lokasi kejadian bersama tiga orang lainnya.

Lalu sesampainya di lokasi, mereka bertemu dengan orang bernama Zulkifli yang merupakan korban penembakan itu.

Komang juga menyebutkan bahwa korban saat itu diduga sedang dalam kondisi mabuk.

Kemudian sebelum ada penembakan itu, mereka diduga sempat terlibat cekcok.

Akan tetapi, korban diduga menyerang pelaku dengan menggunakan badik yang dibawanya.

Bermaksud membela diri, oknum polisi itu pun mengeluarkan tembakan peringatan.

“Tapi tidak diindahkan (oleh korban),” kata Komang, “Sehingga terjadilah itu (penembakan).”

Bripka AA Diperiksa Propam

Kombes Komang menambahkan bahwa saat ini oknum anggota Bripka AA tengah diperiksa oleh Divisi Propam.

Tujuannya, kata Komang, untuk dicari tahu apa penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

“Propam mendalami motif sebenarnya,” bebernya. Kamis (10/3).

Penulis : Al/Ltf

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Juli 2026 18:42
Gubernur Andi Sudirman Lepas Bantuan Pertanian Rp323 Miliar untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulsel
Makassar, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melepas penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (al...
Daerah08 Juli 2026 16:37
Wali Kota Makassar Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan untuk menyelenggarakan nonton bareng (n...
Daerah08 Juli 2026 16:33
Wabup Barru Tinjau Pasar Pekkae, Perintahkan Pembukaan Akses Utara
Barru, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., turun langsung meninjau Pasar Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (7/7...
Daerah08 Juli 2026 16:25
Transaksi UMKM Porsenijar Sidrap Tembus Rp4,2 Miliar
Sidrap, Trotoar.id — Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Sulawesi Selatan 2026 memberikan dampak signifikan terhadap perputaran...