Pemkab Sinjai

Semakin Hari Sampah Makin Menumpuk, Begini Tanggapan Pemkab Sinjai 

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 23 Maret 2022 11:14

Sampah berserakan di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, jadi perhatian publik, (2/2/21) | tim trotoar.id
Sampah berserakan di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, jadi perhatian publik, (2/2/21) | tim trotoar.id

Sinjai, trotoar.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus berkomitmen untuk mengatasi masalah sampah yang semakin hari semakin menumpuk. Berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya dengan membangun Tempat Pembuangan Sementara Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R).

Di tahun 2022 ini, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai kembali akan membangun TPS3R.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sinjai Muh. Sabri Arsyad mengatakan bahwa TPS3R ini rencananya akan dibangun di Desa Bonto Tengnga Kecamatan Sinjai Borong.

“Tahun lalu kita bangun satu unit di Kelurahan Lappa. Insya Allah tahun ini kita akan bangun lagi satu unit TPS3R di desa Bonto Tengnga dengan anggaran sekitar Rp 600 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), ” jelasnya, Selasa (22/3/2022).

Selain itu pihaknya juga telah mengusulkan ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel melalui dana APBN untuk pembangunan satu unit TPS3R di Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara.

“Sudah kami usulkan melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, namun kami belum dapat konfirmasi, mudah-mudahan usulan ini diterima, ” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sinjai H.Muh. Ramlan Hamid menuturkan bahwa TPS3R merupakan sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah.

“TPS3R ini akan dikelola oleh masyarakat, fungsi utamanya adalah membantu pemerintah dalam mengelola sampah. Di TPS3R lebih banyak sampah dikelola kembali atau didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomis, ” katanya.

Ramlan menambahkan bahwa di lokasi TPS3R sampah akan dipilah. Hasil pilahannya ada yang bisa diolah jadi kompos, limbah plastik dan kertas. “Sampah yang tidak bisa diolah kembali (sisa) nantinya akan diambil oleh Petugas Kebersihan untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), ” kuncinya.

Didalam TPS3R itu nantinya akan tersedia bangunan kantor dan gudang, mesin pencacah sampah, mesin pengayak, satu unit motor roda tiga untuk mengangkut sampah dari rumah tangga, serta alat komposting. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...