Makassar, trotoar.id – Partai Golkar menjawab isu skenario pergantian Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Andi Nurhaldin Halid.
Hal itu disampaikan menanggapi isu yang beredar di internal kader.
Informasi dari internal kader Golkar Sulsel menyebutkan, ada skenario DPD I ingin mengganti Nurhaldin sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar.
Baca Juga :
DPD I disebut-sebut ingin mengusulkan nama Apiaty Kamaluddin Amin Syam sebagai penggantinya.
Menanggapi hal tersebut, Juru bicara DPD I Golkar Sulsel Zulham Arief beralasan baru mendengar kabar tersebut.
Zulham mengatakan, wewenang penggantian pimpinan DPRD memang wewenang DPD I melalui DPD II.
Namun ia beralasan tidak tahu menahu isu tersebut.
“Saya baru tahu kabar ini. Kewenangan itu memang ada di DPD I, tapi yang mengusulkan dan pleno itu di DPD II,” kata Zulham saat dihubungi Jumat (1/4/2022).
Sementara Sekretaris DPD II Golkar Makassar Muhammad Irianto Ahmad mengatakan beringin hanya menyegarkan anggota fraksi di alat kelengkapan dewan.
Ia beralasan, belum ada pembicaraan untuk penggantian Wakil Ketua DPRD Makassar.
“Iya ada penyegaran anggota fraksi Golkar di AKD seperti badan-badan, dan komisi sudah diparipurnakan, itu biasa. Tapi kalau Wakil Ketua DPRD belum,” kata Irianto saat dihubungi.
Kursi Wakil Ketua III DPRD Makassar merupakan milik Golkar sebagai pemenang keempat pemilu legislatif 2019 di Kota Daeng.
Andi Nurhaldin adalah putra mahkota dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar HAM Nurdin Halid.
Golkar Sulsel sebelumnya mencopot Komisi D DPRD Sulsel John Rende Mangontan. Politisi asal Toraja itu digantikan Rahman Pina.
Dalam satu tahun kepengurusan Taufan Pawe, Wali Kota Parepare itu mengganti sejumlah loyalitas Nurdin Halid di kabupaten/kota.
Seperti mencopot Plt Ketua DPD II Golkar Sinjai M Risman Pasigai.
Taufan Pawe juga tidak pernah melibatkan loyalis NH di kerja-kerja kepengurusan DPD I Golkar Sulsel.
Nama-nama pengurus DPD I yang tidak pernah dilibatkan seperti Wakil Ketua Bappilu Wilayah Makassar Andi Zunnun Armin Nurdin Halid.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Abdillah Natsir.
Wakil Ketua Bidang Kemaritiman Andi Waris Halid.
Wakil Ketua Bidang Hukum Syahrir Cakkari.




Komentar