Trotoar.id — Ketua Komisi III DPD RI Bambang Wuryanto memandang penonaktifan I|jan Ferdy Sambo Sebagai Kadiv Propam Mabes Polri belum pantas dilakukan.
Pasalnya dia menilai, peristiwa saling tembak antara ajudan Ferdy Sambo dan sopir Istri Ferdy Sambo, belum dipastikan apakah itu benar-benar kesalahannya.
“Jadi untuk penonaktifan pada Kadiv Propam ya itu terlalu jauh. Kalau atas dasar pemberitaan yang ada, itu terlalu jauh,” kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Suara.Com
Bambang menyatakan, dirinya sepakat apabila ada aparat yang melakukan kesalahan maka perlu disanksi.
Namun perlu didalami kasus tersebut belum jelas kesalahan apa yang mengharuskan Ferd Sambo kemudian dinonaktifkan.
“Orang kalau salah, kan, disanksi, bos. Ya, salahnya belum jelas, kok, disanksi, jangan dong. Untuk menjadi seorang bintang dua, perjalanannya panjang, investasi negara juga tinggi, hal itu harus hati-hati,” kata Bambang.
Hingga pihak komisi III akan memanggil Kapolri dalam Rapat dengar Pendapat untuk . Mendengarkan penjelaskan detail peristiwa saling tembak buang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Mabes Polri.
Sebelumnya Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, Bharada E mendengar istri Kadiv Propam berteriak. Dia menuju sumber teriakan tersebut yang berasal dari kamar istri Kadiv Propam.
Ketika itu, Bharada E mendapati Brigjen J yang panik melihat kedatangannya. Sampai pada akhirnya, Ramadhan menyebut Brigjen J melesatkan tembakan ke arah Bharada E.
“Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali,” tutur Ramadhan.
Hingga akhirnya Brigadir J tewas ditembus peluru yang ditembakkan Bharada J yang bersarang di sejumlah tubuh Brigadir J
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Yasir Machmud, S.E., M.Si., memimpin…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong percepatan perolehan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fadly Ananda, bersama anggota Komisi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Polemik keberadaan kandang babi di area gudang farmasi di Jalan Dg. Tata,…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba tancap gas mengejar predikat “Sangat Inovatif” pada 2026. Sebanyak…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Kota Makassar mengintensifkan edukasi pengelolaan sampah sejak dini dengan…
This website uses cookies.