Ferdy Sambo

Komnas Perempuan Minta Penyidik Polri Dalami Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Istri Ferdy Sambo yang Diduga Dilakukan Brigadi J

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 01 September 2022 18:04

Komnas Perempuan
Komnas Perempuan

Trotoar.id, Makassar – Komisi Nasional Perempuan meminta penyidik Polri untuk menindaklanjuti hasil temuan dugaan kekerasans eksual yang di alamai Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi oleh Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, di Magelang Jawa Tengah 

Komnas Perempuan menyebut, dugaan peristiwa pelecehan seksual dialami Putri pada 7 Juli 2022, berdasarkan petunjuk-petunjuk awal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak penyidik Polri. 

“Yang kedua, berkait dengan dugaan peristiwa kekerasan seksual terhadap P oleh J di Magelang tanggal 7 Juli 2022. Kami menemukan bahwa ada petunjuk-petunjuk awal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak penyidik, baik dari keterangan P, S (ART Putri, red), maupun asesmen psikologi tentang dugaan peristiwa kekerasan seksual ini,” kata Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 1 September 2022 dikutip detik.com

Baca Juga  12 April Hakim PT DKI Jakarta Bacakan Putusan Banding Sambo CS

Dihadapan Awak media, Andy mengungkapkan jika Putri sebelumnya mengaku enggan melaporkan dugaan kekerasan seksual yang dialaminya karena malu. 

Istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdi Sambo itu, lanjut dia juga merasa takut akan ancaman pelaku dan dampak jika kasus kekerasan itu dilaporkan. Dia melanjutkan Putri bahkan terus menyampaikan lebih baik mati.

Baca Juga  Jelang Musda Golkar Lutra, Marzuki Wadeng : Persilahkan Indah dan Suaib Kompromi

“Kami perlu menegaskan bahwa keengganan pelapor untuk melaporkan kasusnya sedari awal itu karena memang merasa malu, dalam pernyataannya ya, merasa malu, menyalahkan diri sendiri, takut pada ancaman pelaku dan dampak yang mungkin mempengaruhi seluruh kehidupannya,” Jelasnya

Lanjut Andy, dalam kasus dugaan pelecehan yang dialami Putri, membuat Istri Ferdi Sambo yang juga petinggi Polri mendapat ancaman dan menyalahkan dirinya hingga merasa lebih baik mati, karena apa yang dialaminya

“Dalam kasus ini, posisi sebagai istri dari seorang petinggi kepolisian pada usia yang jelang 50 tahun, memiliki anak perempuan, maupun rasa takut kepada ancaman, dan menyalahkan diri sendiri, sehingga merasa lebih baik mati. Ini disampaikan berkali-kali,” sambung Andy.

Baca Juga  Wali Kota Gelar Open House, Sejumlah Pejabat Pemkot Hadir Dampingi Iqbal

Andy menekankan relasi kuasa antara atasan dan bawahan tidak serta merta menghilangkan potensi dilakukannya kekerasan seksual. Karena itu, dia meminta masyarakat untuk lantas tidak menyalahkan korban.

“Kita perlu memikir ulang bahwa relasi kuasa antara atasan dan bawahan saja tidak cukup untuk serta-merta menghilangkan kemungkinan terjadinya kekerasan seksual. Karena relasi kuasa itu sesungguhnya sangat kompleks dan dapat dipengaruhi oleh konstruksi gender, usia, maupun juga kekuasaan-kekuasaan lainnya,” papar dia.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...