Unjuk Rasa

Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM, Dewan: Kita Sejalan Dengan Aspirasi Anda

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 08 September 2022 16:21

Wakil ketua I DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif Saat Menerima Pengunjuk Rasa Menolak Kenaikan Harga BBM
Wakil ketua I DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif Saat Menerima Pengunjuk Rasa Menolak Kenaikan Harga BBM

Trotoar.id, Makassar – Unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus berlanjut, hingga hari ini terpantau sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen dan perguruang tinggi di kota Makassar menggelar unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah. 

Tidak sekedar berorasi, mahasiswa juga membakar ban bekas di tengah jalan sebagai simbol perlawanan akan kebijakan yang diputuskan pemerintah pada 3 September yang lalu 

Di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi selatan, terlihat beberapa elemen mahasiswa menyampaikan orasinya menolak bentuk penindasan yang dilakukan pemerintah khususnya kenaikan harga BBM. 

Baca Juga  DPRD Sulsel Sambangi Pertamina, Desak Solusi Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Makassar

“Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, sudah jelas mencederai hari rakyat, sebab kenaikan BBM akan dibarengi dengan melonjaknya biaya kehidupan masyarakat,” Teriak mahasiswa dalam orasinya 

Mahasiswa juga menilai penyesuaian harga BBM yang dikatakan pemerintah sebagai sebuah kamuflase belaka dimana, kebijakan pemerintah tidak selaras dengan skala ekonomi masyarakat saat ini. 

Apa lagi ekonomi masyarakat sedang berusaha bangkit kembali setelah diterpa wabah Virus Covid-19. 

“Jangan jadikan rakyat sebagai lahan bisnis, kembalikan sebab dalam konstitusi, energi dan sumber daya alam dikelola oleh pemerintah u tik rakyat, bukan sebaliknya,” Kata 

Baca Juga  Berpakaian Adat Nusantara, Peringatan Sumpah Pemuda di Luwu Utara Berlangsung Khidmat

Anggota DPRD Sulsel Andi Januar Jaury Darwis, bersama Syaharuddin Alrif mengaku prihatin atas kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM. 

Sebab pemerintah seharusnya melakukan kajian secara mendalam akan kenaikan harga BBM termasuk menekan biaya belanja negara terhadap Infrastruktur, dan melakukan moratorium terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) 

” Seharusnya pemerintah tidak terburu-buru menaikkan harga BBM, seharusnya pemerintah mengkaji dengan melakukan penekanan biaya belanja, termasuk melakukan moratorium pembangunan Ibu kota negara Baru (IKN) ” Kata Janwar Jauri Darwis 

Baca Juga  Usul Formasi PPPK Guru Lebih 10 Ribu, PGRI : Gubernur Andi Sudirman Berbicara Atas Nuraninya

Sementara itu wakil ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menyebutkan, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan tidak akan bersiam dalam menyikapi dinamika kenaikan harga BBM . 

“Kita sejalan dengan apa yang kalian sampaikan terhadap sikap pemerintah menaikkan harga BBM, kami juga tidak akan berhenti sampai disini sebelum aspirasi lalian diterima oleh pemerintah pusat, ” Ungkap Syaharuddin Alrif 

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...