Pemprov Sulsel

Kepala Inspektorak Tidak Ikut Dilantik, Benarkah Ada Pihak Luar Lakukan Intervensi?

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 21 September 2022 20:10

Gubernur Sulsle Andi Sudirman Sulaiman Saat Melantik dan Mengambil Sumpah Rosmini Pandin Sebagai Kepala Dinas Kesehatan provinsi Sulsle, dirumah Jabatan Gubernur Selasa 21 September 2022
Gubernur Sulsle Andi Sudirman Sulaiman Saat Melantik dan Mengambil Sumpah Rosmini Pandin Sebagai Kepala Dinas Kesehatan provinsi Sulsle, dirumah Jabatan Gubernur Selasa 21 September 2022

Trotoar.id, Makassar — Gubernur resmi melantik Rosmini Pandin sebagai kepala dinas kesehatan provinsi Sulawesi Selatan di rumah jabatan Gubernur Jenderal Sudirman Makassar Rabu 21 September 2022. 

Rosmini dilantik setelah lulus dalam seleksi lelang jabatan untuk posisi kepala dinas kesehatan, yang dilakukan pemerintah Provinsi yang dilakukan beberapa waktu yang lalu. 

Namun untuk Kepala Inspektorat, Gubernur belum melantik dan mengambil sumpah pejabat yang lulus dalam seleksin lelang jabatan, Hingga hal itu menimbulkan tandatanya besar

Baca Juga  Pangdivif 3 Kostrad Siapkan Lahan 100 Hektar untuk Budidaya Pisang Cavendish

Apakah dengan tidak ikut dilantik kepala Inspektorat dalam proses pelantikan sore tadi lantaran adanya dugaan intervensi dari pihak tertentu? Ssehingga pelantikan kepala inspektorat tidak dilakukan bersamaan dengan Pelantikan dan pengambilan sumpah kepala dians kesehatan oleh gubernur Sulsel.

Diketahui dari hasil seleksi yang dilakukan pemerintah provinsi ada tiga calon lolos hingga tahap akhir ketiganya yakni Andi Adeha Syamsuri, Rusham Haeruddin Haruna, dan Syarifuddin Kitta 

Baca Juga  Pj Gubernur Sulsel Prof. Zudan Arif Fakrulloh Bangkitkan Semangat ASN dan Bagikan Bantuan di Luwu

Apalagi dalam waktu dekat masa jabatan Plt Inspektorat akan berakhir pada 27 September 2022, Sehingga jabatan definitif harus segera diisi untuk menghindari kekosongan jabatan pada lembaga pemeriksa internal tersebut

Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Imran Jauzi menjelaskan proses pendefinitifan kepala OPD merupakan hak prerogatif dari gubernur,sehingga pihaknya sebagai penyelenggara administrasi kepegawaian tinggal menunggu perintah 

“Kami menunggu saja instruksi pimpinan , kalau sudah turun instruksi kita akan segera buat administrasinya, dan tidak benar jika ada intervensi dari pihak luar,”kata Imran JAuzi kepala BKD Provinsi Sulsel 

Baca Juga  Syahar: Nasdem Tak Akan Berpaling Kelain Hati

Meski demikian dia mengatakan, jika ada beberapa model yang dapat dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala OPD, diantaranya dengan sistem model Job fit atau pergeseran, bisa menggunakan proses merit sistem, bisa menggunakan lelang jabatan jika terjadi kendala

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...