Anies Baswedan

Menyambut Kesediaan Anies Nyampres, 17 Simpul Relawan KoReAn Konsolidasi di Jakarta.

Suriadi
Suriadi

Minggu, 25 September 2022 00:13

Menyambut Kesediaan Anies Nyampres, 17 Simpul Relawan KoReAn Konsolidasi di Jakarta.

Trotoar.id, Makassar — Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn), Muhammad Ramli Rahim, menyambut baik sikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menyatakan siap bertarung pada Pilpres 2024

Pernyataan ini menghapus rasa galau relawan yang selama beberapa pekan terakhir dibombardir dengan kampanye “Anies Tak Nyapres Jika Prabowo Nyapres”.

Menyambut pernyataan tersebut sekaligus menyambut akhir masa bakti Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, 17 Simpul Relawan yang bergabung dalam Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) berkumpul di Jakarta untuk melakukan Konsolidasi Nasional mempersiapkan langkah strategis dalam menyiapkan panggung bagi Anies pasca Gubernur DKI dan menguatkan jejaring di seluruh Indonesia.

Sebanyak 17 simpul Relawan yang bergabung dalam Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) adalah :

  1. Jaringan Nasional Milenial Anies (Jarnas Mileanies)
  2. Relawan Anies Baswedan Bagian Timur Indonesia (Relabatin),
  3. Relawan Sumatera Utara Persatuan Pengamal Tarekat Islam (Relasumut PPTI),
  4. Forum Masyarakat Rantau Sahabat Anies (FORMARASA)
  5. Ajatappareng Militan Anies (AMANA)
  6. Relawan Anies Alumni Universitas Hasanuddin (RELAUNHAS)
  7. Relawan Borneo Bersama Anies (ReBoBA)
  8. Relawan Sumut Aceh Militan Anies (RELASAMAN)
  9. Relawan Anies Kepulauan Maluku (RELAKAMU)
  10. Relawan Anies Baswedan Taiwan (RELATA)
  11. Relawan Petani Anies (RELATANI)
  12. Relawan Pengusaha Anies (RELAPENA)
  13. Sulawesi Relawan Anies (SUARA)
  14. Relawan Anies Sumatera (RAS)
  15. Relawan Perempuan Anies (RELAS)
  16. Relawan Tenaga Kesehatan Anies (RELANAKES)
  17. Relawan Anies Nusantara (RELANUSA)
Baca Juga  Pemuda Bulukumba Deklarasi Anies Baswedan Presiden 2024

Konsolidasi Nasional Konfederasi Nasional Relawan Anies diselenggarakan di Hotel Sofyan Menteng Jakarta Pusat. Setiap simpul relawan dibatasi maksimal tiga orang namun karena semangat yang begitu tinggi, beberapa simpul relawan melebihi batas maksimal tiga peserta.

Selain menyediakan panggung bagi Anies Baswedan setelah “pensiun” dari jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta, seluruh simpul relawan yang berada dalam koordinasi KoReAn berkomitmen akan memberikan efek ekor jas atau cocktail effeck kepada partai politik apapun yang mencalonkan Anies Rasyid Baswedan. Kampanye siapapun wakilnya, apapun parpolnya yang penting Anies Capresnya akan terus digaungkan demikian pula kampanye bahwa Relawan Anies hanya akan memilih caleg dari parpol pengusung Anies terus digelorakan.

Baca Juga  23 Kepala Daerah Sulsel Jalani Pemeriksaan Kesehatan dan Gladi Sebelum Pelantikan

Tak bisa dipungkiri, efek ekor jas ini sudah terbukti efektif dalam kontestasi politik Indonesia. Betapa besar pengaruh figur SBY terhadap partai Demokrat di tahun 2004 dan 2009 serta pengaruh dampak elektoral Joko Widodo terhadap PDIP di tahun 2014 dan 2019. Keduanya bukan hanya berpengaruh besar tapi juga mampu membuat partai pengusung utamanya meraih kemenangan dengan jumlah anggota DPR RI terbanyak.

Militansi Relawan yang tergabung dalam KoReAn ini tak perlu diragukan, mereka datang dan berkumpul di Jakarta tanpa dibiayai, mereka menempuh perjalanan darat dan udara dengan biaya sendiri. Rasanya tak ada satupun tokoh saat ini yang punya kans bertarung dalam pilpres 20024 yang memiliki relawan militan tanpa diongkosi oleh tokoh tersebut atau cukong penyandang dana tokoh tersebut. Jangankan paket sembako atau souvernir atau diberikan uang transport apalagi uang saku, datang ke Jakarta pun mereka dengan biaya sendiri. Militansi Relawan ini yang menjadi kekuatan tak terhitung dari Anies Baswedan menuju pilpres 2024. Partai Politik pengusung Anies tentu saja akan sangat diuntungkan oleh militansi Relawan ini. Apalagi Anies bukanlah kader Parpol sehingga suara pendukung Anies tidak tarik menarik dengan parpol. Berbeda dengan kader parpol jika dicalonkan partai lain, maka efek elektoral akan lebih banyak tertarik ke partai tempat tokoh tersebut berasal. Itu sudah terbukti kepada partai Demokrat bersama SBY dan PDIP Perjuangan bersama Joko Widodo, partai yang paling diuntungkan adalah partai dimana sang calon bernaung. Sehingga partai B dan C jangan pernah bermimpi mengalahkan partai A ketika partai partai B dan C mencalonkan kader partai A.

Baca Juga  Diduga Polisi Gadungan, Anggota Jenderal Listyo Sigit Selidiki Akun IG Ini
Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...