Sumpah Pemuda

SDN 24 Batangase menggelar Upacara Sumpah Pemuda “bersatu Bangun Bangsa”

Suriadi
Suriadi

Jumat, 28 Oktober 2022 15:37

SDN 24 Batangase menggelar Upacara Sumpah Pemuda “bersatu Bangun Bangsa”

Trotoar.id, Makassar — walau langit terlihat mendung, para civitas SDN 24 Batangase tetap mengeliat dengan ceria dan gembira murid, guru, dan orang tua siswa, memasuki lapangan upacara dengan berbagai macam model pakaian adat nusantara, upacara mengenang Sumpah pemuda 94 tahun yang silam di peringati di lapangan Upacara.

Kepala sekolah Muminang SPD, membacakan pidato menteri pendidikan Nadiem Makarim dengan thema “bersatu Bangun Bangsa” sumpah pemuda telah memberikan plajaran pada kita bagaimana menyikapi sikap primordial agama, ras, kiltur dan berbagai kepentingan lainnya menjadikan kekuatan bukan menjadi factor yang melemahkan. Sejarah pemuda 94 tahun silam telah menjadi tonggak kuat menuju proklamasi Indonesia merdeka.

Baca Juga  Pemuda Adalah Kekuatan Masa Depan Sebuah Bangsa

Sumpah pemuda selalu menjadi arti penting dalam persatuan Indonesia menuju kejayaan Indonesia, harga mati yang harus tetap terjaga adalah persatuan dan kesatuan dalam meneruskan perjuangan cita cita pemuda dalam konteks kekinian dan akan datang, pemuda hari ini adalah penggerak, apapun yang dilakukan pemuda saat ini adalah penentu untuk masa yang akan datang.

Pada peringatan Sumpah pemuda kali ini SDN 24 Batangase, tidak hanya menyelenggarakan upacara, tetapi juga melakukan beberapa lomba sesuai dengan ketegori kelas yang ada, semisal lomba mewarnai untuk kelas 1 dan kelas 2, sementara lomba lomba lainnya seperti kefasihan dalam membaca sumpah pemuda, proklamsi, dan lainnya, hal ini menurut orang tua murid ini adalah merupakan hal positif, walau sederhana ini akan memicu sikap perjuangan dalam menampilkan keberanian untuk maju kedepan dalam menampilkan sikap sportifitas.

Baca Juga  Kampanye di Marobo Tetap Ramai, Meski Hujan Warga Antusias Sambut Fauzi-Ajie

Pakaian adat Nusantara adalah ragam budaya kita yang bereneka ragam, hal ini sengaja di tampilkan agar para murid menyadari sebagai bangsa besar Indonesia mempunyai keragaman yang sangat banyak sehingga penanaman sikap persatuan sangat perlu di tanamkan sejak umur sedini mungkin, ungkap salah seorang pengurus komite, karena pada saat sekarang ini kita di hadapkan oleh beberapa budaya luar yang kurang sesuai dengan budaya nusantara kita, maka penanaman budaya sejak dini wajib di tanamkan jika kita tidak ingin budaya kita hanya sekedar sejarah yang dingiat tapi tidak di lakonkan dalam kehidupan keseharian.

Baca Juga  Bupati Luwu Cup II Digelar, Perebutkan Total Hadiah Rp.150 Juta
Penulis : Hasyim

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...