Pemprov Sulsel

Apel Kesiapsigaaan, Andi Sudirman Minta Respon Cepat Penanganan Bencana

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 18 November 2022 19:15

Apel Kesiapsigaaan, Andi Sudirman Minta Respon Cepat Penanganan Bencana

Trotoar.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR di Sulsel Tahun 2022 di Lapangan Karebosi, Jumat, 18 November 2022. Sebanyak 1.050 personil hadir.

Gubernur Sulawesi-Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, kesiap-siagaan ini pada SDM aparatur, logistik dan peralatan dalam menghadapi bencana alam dengan menggunakan prinsip tanggap, tangkas dan tangguh. Selain silaturahmi apel ini juga sebagai konsolidasi penanganan kebencanaan.

“Apel ini kita dapat berkolaborasi bersinergi yang bermuara pada perlindungan pada masyarakat terhadap bencana alam, baik faktor alam atau non alam,” kata Andi Sudirman.

Gubernur menyampaikan perlu mewaspadai potensi puncak musim hujan serta meminimalisir dampak cuaca ekstrem, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan banjir dan longsor maupun bencana hidrometeorologis lainnya. Sulsel juga masuk dalam daerah yang rawan atau rentan bencana. Sehingga perlu kesiap-siagaan dan untuk mengurangi resiko bencana dengan mitigasi.

“Sehingga kita perlu waspada karena sering terjadi. Beberapa wilayah sering banjir dan longsor. Kemarin, terjadi di Malino. Bahkan ada yang rutin terjadi (banjir) seperti Wajo dan beberapa titik di Makassar,“ ujarnya.

Hal yang juga ditekankan oleh Gubernur adalah, menerapkan manajemen penanggulangan bencana tanggap darurat yang memerlukan respon cepat kurang dari 24 jam dengan baik.

Ia pun meminta pemerintahan mulai dari desa/kelurahan hingga Provinsi bersinergi untuk selalu tanggap dan dapat merespon setiap kejadian yang ada di masyarakat dan membutuhkan bantuan. Standby 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan kepada Babinkantibmas dan Babinsa serta kepala desa dan lurah untuk menjadi ujung tombak terdepan, tercepat dalam penanganan untuk melakukan koordinasi, memegang contact emergency call. Demikian juga Kepala BPBD Sulsel untuk mengaktifkan nomor 24 jam untuk menerima telepon dari instansi mana saja,” ucapnya.

Pelibatan publik juga penting dalam dalam penanganan kebencanaannya.

“Mari kita bangun partisipasi publik dengan pelibatan pentahelix kebencanaan yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan media pers dengan bersama sama turun dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di setiap fase,” sebutnya.
 
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Sulsel, yaitu pihak TNI/POLRI, BASARNAS, BMKG, Instansi lintas sektoral, Para Bupati/Wali Kota se-Sulsel, Organisasi Kemanusiaan dan Stakeholder dari berbagai elemen masyarakat.

“Serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah ikut berperan aktif, atas kesungguhan dan kerja keras dalam pengabdiannya demi kemanusiaan,” pungkasnya.(*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah30 Juli 2026 17:31
Adnan Purichta Lantik Andi Muchtar Pimpin PMI Bulukumba, Tegaskan Jiwa Kemanusiaan Sang Bupati
BULUKUMBA, Trotoar.id – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bul...
Daerah30 Juli 2026 17:26
Putra Luwu Utara Ciptakan Mobil Listrik Marlip, Bupati Andi Rahim Dorong Produksi di Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id – Kabupaten Luwu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui inovasi putra daerahnya di sektor otomotif nasional. Ir...
Daerah30 Juli 2026 17:23
Bupati Luwu Terima Rekomendasi Kemendagri, Pembentukan Perseroda Selangkah Lebih Dekat
JAKARTA, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Luwu semakin memantapkan langkah membentuk Perseroan Daerah (Perseroda) setelah menerima rekomendasi dari...
Hukum30 Juli 2026 15:02
Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
JAKARTA, Trotoar.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang staf administrasi internalnya, Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), sebagai...