Trotoar.id, Makassar – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, Saiful Arif menggelar pertemuan bersama masyarakat nelayan di Kompleks Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan,
Pada kesempatan tersebut, sauful Arif menyampaikan ikan hasil tangkapan di luar lokasi terdampak perubahan warna dan aroma air laut, tidak bermasalah dan dapat dikonsumsi
“Ikan yang di konsumsi dari perairan yang berubah warna itu dapat dikonsumsi,” Kata Suatu Arif
Lanjut dia, jika hasil tangkapan datang dari luar daerah terdampak, maka Insyaa Allah, ikan dimaksud, aman untuk dikonsumsi dan tidak bermasalah bagi kesehatan, maupun keselamatan manusia,
Kehadirannya juga di hadapan masyarakat untuk memberikan Informasi dan kesan bagi masyarakat bahwa hanya ikan dari daerah terdampak saja yang sampai hari ini masih tetap harus diwaspadai dan tetap harus hati hati untuk dikonsumsi.
“Pemerintah telah turun ke lapangan, pada hari Rabu (18 Jan, red), bertepatan dengan hari kedua, perubahan warna serta aroma air laut dan mendeteksi apa yang terjadi di lokasi.” Tambahnya
Kendati begitu, dirinya menyatakan jika boleh berasumsi dan harus tetap menantikan hasil uji laboratorium, baik yang dilakukan di Universitas Hasanuddin, (UNHAS).
M🤿aupun karantina ikan Makassar untuk menentukan penyebab pasti menggeleparnya ikan di sekitar lokasi terdampak, apakah karena pengaruh oksigen atau racun, terangnya ketika itu dalam wawancara dengan pewarta.
Terkait akan hal tersebut, masyarakat diharapkan tidak terburu buru mengkonsumsi ikan hasil tangkapan di sekitar lokasi terdampak perubahan warna serta aroma tidak sedap air laut, tambahnya di saat itu.
Pemerintah dipastikan tetap akan menunggu hasil uji laboratorium. Untuk itu, masyarakat diminta dan dihimbau untuk tetap sabar menanti informasi resmi dari laboratorium, pungkasnya.
Ucapan terima kasih tak terhingga disampaikan Saiful Arif atas dukungan seluruh pihak dan instansi tekhnis berkompoten untuk menenangkan masyarakat.
Permohonan maaf mengakhiri rangkaian statement wakil bupati terhadap segenap warga masyarakat yang merasa dirugikan atas pelaksanaan tugas pelayanan pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan seluruh komponen, baik masyarakat pedagang (penjual) maupun konsumen (pembeli) ikan. (FS)
BULUKUMBA, TROTOAR ID — Kabupaten Bulukumba mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul…
BULUKUMBA,TROTOAR.ID — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba rencananya akan dipusatkan di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara terkait polemik seleksi calon Pasukan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Suasana Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Senin pagi,…
This website uses cookies.