Trotoar.id, Makassar – Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kita Makassar Emy Budiman menyebutkan pemerintah kita Makassar pada tahun 2023 akan mengadakan 20 unit mobil listrik
20 mobil listrik yang diperuntukkan bagi para pejabat pemerintah tahun Pengadaan kendaraan dinas (randis) baru disebut demi penghematan BBM sebagaimana instruksi Presiden RI.
“Untuk mobil jabatan ada sekitar 20 unit,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman , Sabtu (11/3/2023).
Helmy mengatakan, pengadaan 20 mobil listrik itu sebesar Rp 20 miliar. Sumber anggarannya dari APBD 2023.
“Kalau mobil operasional itu untuk kendaraan jabatan sekitar Rp 20 miliar,” ungkapnya.
Helmy belum merinci pejabat yang akan menikmati mobil listrik itu. Dia mengatakan kendaraan dinas itu akan diprioritaskan untuk unsur pimpinan.
“Yang jelas kita sudah siapkan. Kurang lebih untuk Forkopimda akan kita siapkan. Itu belum ditentukan pejabat siapa yang gunakan,” tutur Helmy.
Menurutnya, pengadaan ratusan kendaraan listrik ini menindaklanjuti Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
“Ini sudah instruksi kan Presiden kemarin. Karena kalau menggunakan mobil listrik kan pasti tidak menggunakan BBM, dan pemerintah kan memang menganjurkan untuk tidak menggunakan BBM,” ungkap Helmy.
Pengadaan Randis Listrik Bertahap
Helmy menuturkan, pengadaan randis berbasis tenaga listrik dilakukan secara bertahap. Berdasarkan perencanaan yang dibeberkan Helmy, total ada 231 kendaraan listrik dengan peruntukkan berbeda yang akan diadakan tahun ini.
“Pengadaannya ada yang bertahap, ada yang sementara proses izin, seperti Co’mo itu kan belum ada izinnya dari Kementerian Perhubungan, itu sementara diurus,” ucapnya.
Selain 20 mobil untuk pejabat, adapula 43 unit mobil operasional layanan kesehatan bernama Dottoro’. Selanjutnya motor listrik Tettere’ 153 unit dan 5 unit mobil Co’mo.
“Untuk Dottoro’ itu ada sekitar 43 unit untuk pengadaan kesehatan,” sebut Helmy.
Sementara 153 motor listrik bernama Tettere’ akan diperuntukkan untuk memasarkan produk UKM. Sedangkan 15 unit mobil bernama Co’mo akan diadakan untuk angkutan khusus di sektor pariwisata.
“Tettere’ itu motor listrik yang digunakan untuk berjualan produk-produk UKM itu 153. Kemudian ada mobil Co’mo itu ada 15 unit,” ujarnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.