Categories: Daerah

Seluruh Warga Tercover BPJS, Bantaeng Bakal Raih UHC Award

Pemda Bantaeng

Trotoar.id, Bantaeng — Pemerintah Kabupaten Bantaeng mendapat undangan dari Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam rangkaian Universal Health Coverage (UHC).

Bantaeng menjadi salah satu daerah di Indonesia dengan cakupan perlindungan kesehatan kepada seluruh warganya.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Namirah Malik membenarkan hal itu. Dia mengatakan, jika cakupan layanan BPJS kesehatan Kabupaten Bantaeng mencapai 102 persen.

Artinya, tidak hanya warga Bantaeng yang terlindungi BPJS kesehatan, ada pula beberapa warga sekitar yang menggunakan fasilitas kesehatan di Bantaeng dan tercover BPJS kesehatan.

“Angka ini kami laporkan setiap bulan ke pemerintah kabupaten. Seluruh warga Bantaeng saat ini sudah tercover BPJS Kesehatan. Malah ada beberapa warga sekitar yang menggunakan Faskes di Bantaeng,” jelas dia, Sabtu, 11 Meret 2023.

Dia mengatakan, penghargaan UHC Award ini rencananya akan diserahkan di Jakarta, Selasa, 14 Maret 2023. Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin dijadwalkan akan menghadiri dan menyerahkan penghargaan itu.

“Rencananya, diserahkan oleh Wakil Presiden RI,” kata dia.

Dia menambahkan, penghargaan ini sekaligus pula penanda jika pemerintah Kabupaten Bantaeng benar-benar konsen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bantaeng.

Setiap orang, kata dia, sudah terlindungi dengan BPJS kesehatan, sehingga tidak lagi perlu takut terbebani biaya perlindungan kesehatan.

Dia juga menambahkan, Bantaeng termasuk salah satu daerah dengan cakupan BPJS kesehatan terbesar di Sulsel. Ada juga beberapa daerah lainnya yang akan ikut menerima penghargaan ini.

“Daerah-daerah yang memiliki cakupan hingga 95 persen, akan menerima penghargaan ini. Ada beberapa daerah di Sulsel,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan membenarkan jadwal penerimaan UHC Award itu. Dia mengatakan, UHC award ini menandakan konsen pemerintah dalam upaya menjaga masyarakatnya agar tetap sehat.

Menurutnya, hal ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat Bantaeng mempunyai akses yang luas untuk kebutuhan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Kita memang selama ini fokus untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita,” jelas dia.(*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…

20 jam ago

Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…

20 jam ago

Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…

24 jam ago

178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…

1 hari ago

Munafri Apresiasi Polisi Berantas Geng Motor, Pemkot Siap Dukung Penuh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…

1 hari ago

DPRD Soroti Praktik Parsial Anggaran, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi APBD

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…

1 hari ago

This website uses cookies.