Categories: Daerah

Genjot Pendapatan Asli Daerah, UPT Pariwisata Luwu Utara Terlibat Aktif dalam Pemungutan Retribusi di ODTW

Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Objek Wisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Luwu Utara tak hanya memprioritaskan pengelolaan objek wisata, namun juga turun langsung mendampingi petugas Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) dalam melakukan pemungutan retribusi, khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.

Langkah ini diambil guna mempercepat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Rumiati, salah satu staf UPT Pariwisata, menyampaikan, “Hari ini, kami kembali turun dan terjun langsung mendampingi petugas. Alhamdulillah, pengunjung wisata ramai di ODTW Permandian Air Panas Pincara, Masamba,” pada Sabtu (27/1/2024).

Pendampingan dan pengawasan di lapangan menjadi langkah esensial untuk memberikan edukasi kepada pengunjung atau wisatawan terkait pembayaran retribusi. Karcis retribusi berlaku untuk satu orang, dan Rumiati menjelaskan bahwa setiap pekan, staf UPT turun membantu petugas dalam mengedukasi para pengunjung.

Kegiatan serupa dilakukan di ODTW wisata Permandian Alam Tamboke, Sukamaju, pada Minggu, 28 Januari 2024. Asdal, salah satu staf UPT, menyatakan, “Hari ini, kami juga ke ODTW Tamboke untuk membantu petugas kami dalam pelayanan retribusi. Alhamdulillah, berjalan lancar, pengunjung juga lumayan untuk hari ini.”

Sementara itu, Kepala Tata Usaha (KTU) UPT Pariwisata, Kristina, menyambut baik keterlibatan aktif staf dalam pendampingan ini. Kristina menegaskan perlunya intensifikasi kegiatan ini pada tahun 2024 dan menekankan agar staf UPT dan petugas selalu membawa salinan Peraturan Daerah (Perda) Pendapatan Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

“Perda ini perlu dipegang teman-teman saat bertugas. Ketika ada pengunjung yang bertanya, tinggal diperlihatkan saja bahwa ini dasarnya. Teman-teman juga harus tegas bahwa karcis retribusi ini berlaku untuk satu orang. Biar tidak ada lagi yang bertanya, kenapa begini, kenapa harus begitu. Kan ada dasarnya kita,” tandasnya. (LHr)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran…

2 hari ago

Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan…

2 hari ago

Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis…

2 hari ago

Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern…

2 hari ago

Wabup Sidrap Buka PIAUD Expo II, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Islami Sejak Dini

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, resmi membuka kegiatan Pendidikan Islam Anak…

2 hari ago

Turnamen Gel Blaster Sidrap Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Tekankan Peran UMKM

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Turnamen Gel Blaster…

2 hari ago

This website uses cookies.