Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 19 September 2026 08:09

Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan insentif fiskal yang diterima Pemerintah Provinsi Sulsel dari pemerintah pusat akan diarahkan untuk program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan setelah Pemprov Sulsel meraih dua penghargaan Terbaik I pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.

Sulsel meraih Terbaik I kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri serta Terbaik I kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Menurut Andi Sudirman, apresiasi tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya berupa penghargaan, tetapi juga disertai dukungan fiskal yang dapat dikonversi menjadi program pembangunan.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan kementerian ini. Luar biasa karena apresiasi yang diberikan juga disertai insentif. Kami sangat tertarik karena mendapatkan penghargaan sekaligus insentif yang nantinya akan dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Ia menilai skema penghargaan dan insentif tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus pelayanan publik.

Salah satu pemanfaatan yang disiapkan Pemprov Sulsel adalah mendukung program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemprov bahkan membuka kemungkinan menambah dukungan anggaran agar bantuan tersebut dapat menghasilkan hunian yang benar-benar layak.

“Kami berharap ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi kita semua. Karena ada penghargaan terkait rumah subsidi, tentu insentifnya bisa kita alihkan kembali untuk bedah rumah,” katanya.

“Nanti kita hitung berapa yang bisa dibedah, kita cukupkan agar bisa membangun satu rumah. Mungkin akan seperti itu, dan kita juga tetap akan ada tambahan dari provinsi,” lanjutnya.

Selain perumahan, penghargaan di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan juga menjadi momentum bagi Pemprov Sulsel untuk memperkuat pembenahan sektor persampahan di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Andi Sudirman menyebut Sulsel juga meraih peringkat kedua nasional dalam penilaian terkait lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pembenahan sistem pengelolaan sampah, termasuk melalui penyediaan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di sejumlah kabupaten dan kota.

“Kita berharap Sulawesi Selatan terus berbenah, termasuk Makassar yang juga sudah mulai berbenah. Kabupaten dan kota kita dorong, kemarin kita juga banyak membagikan TPS3R di beberapa kabupaten kota,” tuturnya.

Ke depan, Pemprov Sulsel juga mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi agar persoalan sampah tidak hanya ditangani dari sisi pengangkutan dan penampungan, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi.

Salah satunya melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Andi Sudirman mengatakan Pemprov Sulsel siap mendukung pengembangan program tersebut sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Harapan saya, tahun depan termasuk bagaimana solusi-solusi untuk PSEL. Insyaallah kita akan mulai rancang untuk progresif,” pungkasnya.

Penulis : Anti

 Komentar