
Trotoar.id, Makassar – Komitmen serius Pemerintah Pusat dalam memajukan infrastruktur olahraga di Sulawesi Selatan (Sulsel) tercermin melalui penetapan pembangunan Stadion Sudiang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memastikan hal tersebut setelah mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang diinisiasi oleh Presiden Jokowi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Dalam Musrenbangnas sudah tercantum pembangunan Stadion Sudiang,” ungkap Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan stadion di Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Minggu, 12 Mei 2024.

Dokumen perencanaan stadion tersebut telah disetujui dalam Musrenbangnas sebagai bagian dari rencana pembangunan nasional, sehingga pendanaannya akan diperoleh dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Stadion Sudiang telah termasuk dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional kita. Ini menandakan bahwa pendanaannya sudah dipastikan melalui APBN yang dikelola oleh Kementerian PUPR,” jelas Bahtiar.
Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama untuk memajukan infrastruktur olahraga di Sulsel. Kementerian PUPR sebelumnya telah merilis desain stadion yang akan dibangun sesuai dengan standar FIFA, dengan rencana percepatan penyusunan dokumen Readiness Criteria (RC), termasuk Detail Engineering Design (DED).
Pj Bahtiar menekankan pentingnya evaluasi berkala dan memastikan progres yang signifikan. Tim dari Kementerian PUPR telah melakukan berbagai pengecekan, termasuk survei tanah yang melibatkan sekitar 40 orang untuk perencanaan stadion.

“Pada posisi saya sebagai Penjabat Gubernur, saya akan melakukan evaluasi secara berkala,” tegasnya.
Pembangunan fisik stadion dijadwalkan akan dimulai pada November 2024 dengan kontrak multi-tahun.
Sejalan dengan itu, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Makassar juga telah merencanakan pembangunan jalan di sekitar stadion untuk mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo ini.
“Saya mengajak kawan-kawan dari Pemerintah Kota Makassar karena progresnya semakin jelas, komitmen kita dengan Pemkot adalah membangun jalannya,” imbuhnya.
Stadion Sudiang diharapkan akan menjadi pusat olahraga yang representatif, terjangkau dari berbagai wilayah di Sulsel, serta menjadi pusat kawasan kota baru di Makassar dan mendukung pengembangan Mamminasatapa.
Lokasi pembangunan yang berdekatan dengan stadion mini akan memungkinkan stadion mini tetap difungsikan sebagai stadion pendukung.
Fasilitas publik seperti lintasan sepeda dan kolam renang yang saat ini tidak berfungsi akan direvitalisasi secara bertahap.
“Fasilitas publik di sini ada banyak, ada lintasan sepeda, kolam renang dan itu sekarang tidak berfungsi, sayang sekali. Ini akan kita fungsikan kembali secara bertahap sebagai kawasan olahraga,” ungkapnya.
Diharapkan, kawasan sekitar stadion akan berkembang dengan hadirnya restoran, mall, dan fasilitas lain yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Stadion akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar yang disiapkan oleh Pemprov Sulsel, mengusung konsep kawasan stadion hijau yang ramah lingkungan dan mendukung rekreasi olahraga. Kawasan ini memiliki luas total 75 hektar. (*)


Komentar