Pemkot Makassar

Melawan Disinformasi, Japelidi Gelar Workshop Literasi Digital di Makassar

Suriadi
Suriadi

Minggu, 26 Mei 2024 17:17

Melawan Disinformasi, Japelidi Gelar Workshop Literasi Digital di Makassar

Trotoar.id, Makassar – Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) menggelar Workshop Literasi Digital Makassar 2024 di Red Corner Cafe pada Minggu, 26 Mei 2024.

Acara ini merupakan bagian dari serangkaian workshop yang diadakan di berbagai kota di Indonesia, termasuk Denpasar, Semarang, Ambon, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang.

Workshop ini didukung oleh My America Surabaya – Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya dan meluncurkan buku berjudul

“Teori dan Praktek Kolaborasi Anak Muda, Influencer dan Jurnalis dalam Melawan Disinformasi”.

Tujuan utama dari workshop ini adalah memperbanyak kolaborasi antara berbagai kalangan dalam melawan disinformasi, terutama menjelang tahun politik 2024.

Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, Koordinator Program Japelidi, menyatakan pentingnya kolaborasi di media sosial untuk menghadapi hoaks.

“Kolaborasi di media sosial sangat penting untuk melawan hoaks dan disinformasi, terutama menjelang tahun politik 2024,” ujar Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel.

Empat pemateri dari Japelidi, yaitu Rita Gani (Universitas Islam Bandung), Citra Rosalyn (Universitas Negeri Makassar), Devie Rahmawati (Universitas Indonesia), dan Andi Fauziah Astrid (UIN Alauddin), menyampaikan materi tentang misinformasi, disinformasi, alat-alat untuk memerangi disinformasi, serta cara merancang program melawan misinformasi dan disinformasi.

Workshop ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari jurnalis, komunitas, mahasiswa, dan influencer.

Para peserta mendapatkan pelatihan untuk mendesain program kolaborasi dalam melawan hoaks yang diharapkan dapat direalisasikan di kemudian hari.

“Workshop ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam melawan disinformasi. Kami berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari dan membantu memerangi hoaks di masyarakat,” kata salah satu peserta.

Dengan diadakannya workshop ini, Japelidi berharap dapat meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat dan memperkuat kolaborasi antara anak muda, influencer, dan jurnalis dalam melawan disinformasi di Indonesia.

    Penulis : Anti

     Komentar

    Berita Terbaru
    Metro01 September 2026 16:37
    Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
    MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
    Daerah01 September 2026 16:33
    PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
    BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
    Metro01 September 2026 14:40
    Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
    MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
    Daerah01 September 2026 13:48
    Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
    SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...