Pemprov Sulsel

Ninuk Triyanti Zudan Silaturahmi Virtual Bersama Pengurus PKK dan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulsel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 28 Mei 2024 16:03

Ninuk Triyanti Zudan Silaturahmi Virtual Bersama Pengurus PKK dan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulsel

Trotoar.id, JAKARTA – Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, melakukan silaturahmi secara virtual dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Sulsel beserta pengurusnya di Kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulsel di Jakarta, Senin, 27 Mei 2024.

Pertemuan virtual ini dilakukan setelah Ninuk dilantik sebagai Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan oleh Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian, di Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin, 27 Mei 2024.

Selain itu, ia juga dikukuhkan sebagai Penjabat Ketua Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan.

Ninuk Zudan, yang didampingi oleh Pengurus TP PKK Provinsi Sulsel, mengharapkan sinergi dan kolaborasi antara PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk terus ditingkatkan.

“Kuncinya adalah berkomunikasi, berkoordinasi, serta bersinergi dan berkolaborasi dengan dukungan dari Kabupaten/Kota untuk menjalankan program kerja yang telah disusun. Selain mengacu pada hasil Rakernas PKK, juga harus sesuai dengan situasi dan kondisi di Provinsi serta Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Ia juga mendorong Kabupaten/Kota untuk mengusulkan program kerja yang bisa menjadi pilot project pada masing-masing Pokja, dengan memperhatikan outcome atau dampak atas perencanaan yang dilakukan.

Sebagai Pj Ketua Pembina Posyandu Sulsel, Ninuk Zudan mendorong Kabupaten/Kota untuk bersinergi dalam menurunkan dan mengentaskan stunting, sesuai target nasional 14 persen.

“Potensi kita sangat besar, dengan SDM yang luar biasa. Dengan bekerja sama, kita yakin bisa menurunkan angka stunting,” pungkasnya.

Pemprov Sulsel melalui Dinas PMD mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk intervensi penurunan stunting di 60 titik lokus di 24 Kabupaten/Kota melalui program Rumah Gizi.

Tentunya program ini melibatkan TP PKK Sulsel sebagai mitra pemerintah.

“Kita ingin program Rumah Gizi ini dikawal dengan baik. Selama tiga bulan, diberikan makanan tambahan yang harus diawasi sampai masuk ke mulut anak, yang dilakukan 4 kali dalam seminggu. Sasarannya adalah anak stunting dan anak yang berpotensi stunting, berusia di bawah 2 tahun. Ini juga berlaku bagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK),” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula, Ninuk Zudan, yang juga Pj Ketua Dekranasda Sulsel, meminta pelibatan Kabupaten/Kota untuk mengirimkan desainer lokal dalam kegiatan Sulsel Menari, yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen07 September 2026 21:19
Pansus Bongkar Arah Baru Aset Daerah: UMKM Bakal Diberi Ruang Manfaatkan Aset Pemprov
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pengelolaan aset milik daerah mulai diarahkan tidak sekadar sebagai urusan pencatatan dan pengamanan barang milik pemerintah....
Daerah07 September 2026 19:31
El Nino Tak Mampu Bendung Sawah Sidrap! Padaloang Alau Panen 11,6 Ton Gabah per Hektare
SIDRAP, Trotoar.id — Ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino tak serta-merta membuat produktivitas pertanian di Kabupaten Sidenreng Rappang ...
Daerah07 September 2026 19:28
Bupati Barru Beri Peringatan Keras 11 Anggota BPD PAW: Jangan Lukai Kepercayaan Rakyat!
BARRU, Trotoar.id — Sebelas anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengisian Antar Waktu (PAW) Kabupaten Barru resmi dilantik. Namun, di balik pro...
Daerah07 September 2026 19:07
Tinjau Pembangunan Jalan Ujung Lamuru–Palattae, Warga Menangis di Hadapan Gubernur
Bone, Trotoar.id — Rasa haru Marlina, warga Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, yang tak menahan air mata saat menyapa Gubernur Sulawesi Selatan, A...