Pemkot Makassar

TP PKK Kota Makassar Dorong Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 05 Juni 2024 18:36

TP PKK Kota Makassar Dorong Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet

Teotoar.id, Makassar, – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar mendorong gerakan keluarga cerdas berinternet melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Pokja II pada Rabu, 5 Juni 2024.

Sosialisasi yang dihelat mulai 4 hingga 6 Juni ini diikuti oleh kader TP PKK Kota Makassar dari seluruh kecamatan dan kelurahan, termasuk kader TP PKK remaja.

Dalam acara ini, Pokja II menghadirkan dua narasumber, yakni dr. Mayamariska Sanusi, Kordinator Hubungan antar Lembaga IDI Makassar dan seorang psikiater, serta Arafah, Child Protection Expert dari Yayasan BaKTI.

Sitiara, Staf Ahli TP PKK Kota Makassar, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah cerdas TP PKK Kota Makassar dalam mengantisipasi perkembangan teknologi.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan literasi digital kepada anggota dan kader TP PKK, yang nantinya akan menjadi corong edukasi TP PKK ke masyarakat,” ujarnya.

Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar, Linda Salengke, menambahkan bahwa kegiatan ini menyasar kader PKK yang terdiri dari para ibu rumah tangga dan kader PKK remaja agar dapat menggunakan media sosial secara lebih produktif dan positif.

“Massifnya penggunaan media sosial oleh seluruh kalangan sebagai wujud kemajuan teknologi perlu pemahaman yang baik agar tidak berdampak negatif terhadap emosi dan perilaku masyarakat,” jelas Linda.

Narasumber dr. Mayamariska Sanusi menjelaskan kepada peserta tentang langkah preventif untuk mencegah adiksi internet, serta pentingnya menjadi pengguna internet yang bijak.

“Beberapa misi bersosial media di antaranya untuk personal growth, personal branding, misi idealis, dan misi bisnis,” jelasnya.

Para peserta juga diajarkan langkah pencegahan adiksi internet yang dapat dimulai dengan detoksifikasi digital, membatasi waktu penggunaan internet, mengatur waktu dan jenis game atau media sosial yang digunakan, serta mengenali gejala dan deteksi dini setiap enam bulan.

Khusus kepada Kader PKK Remaja Makassar, pemateri menekankan pentingnya literasi digital sebagai cara untuk bersosialisasi dalam kegiatan digital secara aman dan percaya diri.

Selain itu, media sosial dapat menjadi alat untuk belajar berkomunikasi efektif, berpikir kritis dalam mengelola informasi secara bijak, dan kreatif.

“Sementara itu, kepada pengurus TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, kami harap mereka dapat menjadi role model bagi anak dan masyarakat di lingkungan masing-masing,” harap Linda.

Penulis : Ardi

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional27 Juli 2026 18:20
Di Balik Penutupan 833 Dapur MBG: Ketika Standar Gizi Tak Bisa Ditawar
Trotoar.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digagas pemerintah sebagai salah satu investasi terbesar untuk membangun kualitas sumber daya ma...
Daerah27 Juli 2026 14:55
Bupati Andi Utta Apresiasi Tiga OPD Berprestasi, Pelayanan Publik Bulukumba Raih Predikat Kualitas Tinggi dari Ombudsman
Bulukumba, Trotoar.id – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, memberikan penghargaan kepada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhasil...
Metro27 Juli 2026 14:02
Appi: Pemerintah Hanya Fasilitator, Creative Hub Harus Dikembangkan Anak Muda
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar kembali memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif melalui peluncuran Makassar...
Metro27 Juli 2026 13:46
Apresiasi Munafri, Komdigi Siap Perkuat Ekosistem Digital di MCH Nabuka Nusantara
Makassar, Trotoar.id – Peresmian Makassar Creative Hub (MCH) Nabuka Nusantara di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Minggu (26/7/2026), tidak hanya me...