Trotoar.id, Makassar, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatatkan realisasi investasi yang mengesankan pada tahun 2023, mencapai Rp 5,89 triliun.
Hal ini diungkapkan oleh Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai kebijakan pengelolaan investasi bersama Dewan Investasi dan OPD terkait.
Firman menyatakan bahwa angka tersebut melampaui target Rencana Strategis Nasional yang berada di angka Rp 2,5 triliun.
“Realisasi investasi kita sepanjang tahun 2023 mencapai Rp 5,9 triliun, ini jauh melebihi target nasional,” ujarnya pada Jumat (19/07/2024).
Dari total Rp 5,89 triliun, investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 5,2 triliun (88,92%) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 652 miliar (11,08%).
Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022, terjadi peningkatan signifikan dalam investasi di Kota Makassar, menjadikannya penyumbang tertinggi di Sulawesi Selatan dengan kontribusi 35,81% dari total investasi di provinsi tersebut.
Firman menambahkan bahwa peningkatan ini menunjukkan kenaikan 49,87% dari tahun sebelumnya, dengan PMDN naik 50,29% dan PMA naik 43,61%.
“Investasi PMDN meningkat sebesar Rp 1,75 triliun dari Rp 3,48 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp 5,2 triliun pada tahun 2023, sementara PMA naik sebesar Rp 198 miliar,” jelasnya.
Beberapa sektor yang berkontribusi besar terhadap investasi ini meliputi sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar Rp 1,40 triliun, perdagangan sebesar Rp 1 triliun, perumahan sebesar Rp 935 miliar, jasa lainnya sebesar Rp 885 miliar, dan konstruksi sebesar Rp 504 miliar.
Firman juga menyoroti sejumlah peluang investasi yang menarik di Kota Makassar, termasuk program strategis seperti Jappa Rate dan Makassar Low Carbon City.
Ia mengajak seluruh pihak terkait untuk mempromosikan program-program ini guna menarik lebih banyak investor. Target realisasi investasi tahun ini ditetapkan sebesar Rp 6,5 triliun.
Beberapa langkah strategis untuk mencapai target tersebut antara lain dengan meningkatkan sinergitas OPD terkait dalam mempromosikan peluang investasi di Makassar, memperkuat regulasi, serta melakukan koordinasi dengan Dewan Investasi Kota Makassar.
Firman juga menekankan pentingnya memanfaatkan acara besar seperti F8 dan Makassar Investment Forum untuk mengundang calon investor dan mempromosikan investasi melalui berbagai media.
“Melalui FGD ini, kami berharap dapat menghasilkan strategi dan peluang yang efektif untuk mencapai target realisasi investasi di Kota Makassar tahun ini,” tutup Firman.




Komentar