Makassar, Trotoar.id – Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pimpinan Australia Indonesia Institute (AII), Emeritus Professor Greg Fealy AM, pada Kamis (12/09/24) di Rumah Makan Apong, Makassar.
Pertemuan tersebut digelar dalam suasana santai, dengan makan siang bersama diiringi diskusi terkait potensi kerja sama antara Australia dan Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Firman menyambut baik rencana AII yang ingin memperluas kerja sama dengan Makassar, khususnya di sektor pariwisata dan pendidikan.
Baca Juga :
“Kami membahas sejumlah peluang kerja sama di berbagai bidang, salah satunya pariwisata dan pendidikan, yang menjadi fokus utama untuk dikembangkan bersama,” jelas Firman.
Firman juga menekankan pentingnya mengevaluasi perkembangan hubungan kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya antara Australia dan beberapa kota di Sulawesi Selatan, termasuk Makassar dan Maros.
“AII datang untuk melihat bagaimana perkembangan kerja sama yang sudah berjalan, dan memastikan apakah semua sudah sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan kolaborasi di masa depan,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Firman juga memaparkan kemajuan sektor pariwisata di Makassar, yang baru-baru ini mendapatkan pengakuan nasional.
“Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, baru saja menerima penghargaan dari Tempo Media Group atas kontribusinya dalam memajukan pariwisata dan melestarikan budaya lokal,” ungkapnya.
Ia juga memperkenalkan tagline baru kota, ‘Makassar Kota Makan Enak’, sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata kuliner kota tersebut.
Selain itu, Firman juga mengulas sejarah panjang hubungan antara Makassar dan suku-suku di Australia, yang telah terjalin sejak zaman dahulu.
Menurutnya, AII tertarik untuk menggali lebih dalam potensi kerja sama lain yang dapat dikembangkan ke depan.
“Pemerintah Kota Sydney dan AII masih mengeksplorasi apakah ada sektor-sektor unggulan lain yang bisa dijadikan peluang kerja sama di masa mendatang,” ujarnya.
Firman berharap, pertemuan ini dapat menghasilkan kerja sama konkret yang bermanfaat bagi kemajuan Kota Makassar di berbagai bidang.
“Kami berharap diskusi ini dapat membawa hasil yang positif, tidak hanya untuk sektor pariwisata dan pendidikan, tetapi juga untuk bidang-bidang lain yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Firman. (*)




Komentar