Danny Pomanto Resmi Teken Perjanjian Kerja Sama PSEL Kota Makassar, Groundbreaking Akhir Tahun

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 24 September 2024 17:58

Danny Pomanto Resmi Teken Perjanjian Kerja Sama PSEL Kota Makassar, Groundbreaking Akhir Tahun

Makassar, Trotoar.id– Setelah melalui proses yang panjang selama dua tahun, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Makassar bersama pihak ketiga, yaitu CTO of SUS Shanghai Jiao Xuejen dan Direktur Utama PT. Sarana Utama Synergy Yee Wai Kuen, pada Selasa (24/09/2024).

Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, disaksikan oleh Asisten Deputi Energi, Ridha Yasser.

Pemkot Makassar menandatangani perjanjian kerja sama terkait pembangunan PSEL, yang akan memanfaatkan sampah untuk menghasilkan energi listrik.

Proyek ini bertujuan mengatasi masalah sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto, CTO SUS Shanghai Jiao Xuejen, Direktur Utama PT Sarana Utama Synergy Yee Wai Kuen, serta Asisten Deputi Energi Kemenko Marves RI Ridha Yasser.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan di Kantor Kemenko Marves RI pada 24 September 2024.

Proyek ini dianggap sebagai solusi strategis untuk mengatasi masalah sampah di Kota Makassar, sekaligus mendukung upaya mencapai target netral karbon Indonesia.

Proyek PSEL ini juga mendukung perkembangan berkelanjutan dengan teknologi ramah lingkungan.

Proyek PSEL di Makassar akan mencakup lahan seluas 3,1 hektare di TPA Tamangapa dan 6,1 hektare di Tamalanrea, dengan kapasitas pengolahan sampah 1.300 ton per hari.

Fasilitas ini juga akan memiliki dua jalur pembakaran berkapasitas 2×650 ton dan pembangkit uap 1×35 MW.

Groundbreaking dijadwalkan pada akhir 2024, dan operasi akan dimulai pada 2026.

Danny Pomanto berharap proyek ini dapat membuat Makassar lebih bersih dan ramah lingkungan.

Sementara itu, pihak SUS Shanghai dan Kemenko Marves berharap proyek ini menjadi contoh penting untuk pengolahan sampah di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kerja sama ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja dan mempererat hubungan antara Indonesia dan China dalam bidang energi hijau.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 September 2026 18:54
Air Danau Sidenreng Dialirkan ke Sawah, Upaya Sidrap Selamatkan Tanaman Padi dari Kekeringan
SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak mencari sumber air alternatif untuk menj...
Politik04 September 2026 18:44
Gerindra Mulai Siapkan “Pasukan” Politik, Diklat Laskar Diproyeksikan Kawal Pemilu 2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Pertarungan politik menuju Pemilu 2029 memang masih menyisakan waktu. Namun, bagi Partai Gerindra Sulawesi Selatan, persiapan...
Daerah04 September 2026 15:55
Gandeng Kementerian Perindustrian, Sidrap Dorong Kopi Lokal Naik Kelas Lewat Teknologi
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong komoditas kopi lokal naik kelas. Tak hanya mengejar peningkatan...
Metro04 September 2026 15:53
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, BPJS Apresiasi Kebijakan Appi
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan mendapat apresiasi dari...