Toraja Utara, Trotoar.id – Dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA), terus mengalir.
Kali ini, Relawan Kita Prabowo (KIPRA) di Toraja Utara secara resmi mendeklarasikan dukungan penuh mereka untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 ini pada Pilgub Sulsel 2024.
Deklarasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua KIPRA Toraja Utara, Rosmita Pakondo, di hadapan Danny Pomanto serta sejumlah relawan perempuan dari komunitas Srikandi Toraja.
Dalam deklarasinya, Rosmita menegaskan bahwa KIPRA Toraja Utara siap bekerja keras untuk menggalang dukungan dan memastikan kemenangan pasangan DIA pada 27 November 2024 mendatang.
“Kami, KIPRA Toraja Utara, berkomitmen untuk sepenuhnya mendukung kemenangan Danny-Azhar. Kami akan bekerja keras dan cerdas untuk mengajak seluruh masyarakat Toraja memilih pasangan DIA,” ujar Rosmita dengan penuh semangat.
Selain menyampaikan dukungan politik, Rosmita juga menyoroti kebijakan wisata halal yang menurutnya tidak sesuai dengan karakter budaya Toraja.
Ia menegaskan bahwa masyarakat Toraja tidak membutuhkan konsep wisata halal, yang menurutnya dapat berdampak negatif pada pendapatan masyarakat lokal.
“Kami menolak wisata halal. Ini bisa merusak ekonomi lokal kami. Selain itu, identitas kami juga semakin terpinggirkan di Sulsel, terutama setelah patung tedong dihilangkan dari Rujab Gubernur dan perayaan Natal ditiadakan selama tiga tahun berturut-turut,” kritiknya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Danny Pomanto menegaskan bahwa konsep wisata halal yang ditolaknya adalah yang memaksakan perubahan budaya lokal.
Namun, dia mendukung adanya restoran atau fasilitas halal untuk memperluas akses bagi wisatawan dari berbagai kalangan.
“Kita tidak butuh wisata halal di Toraja. Yang dibutuhkan adalah restoran halal agar semua wisatawan, apapun agamanya, merasa nyaman berkunjung ke Toraja,” kata Danny.
Danny juga menekankan komitmennya dalam menjaga adat dan budaya Toraja, yang menurutnya telah dia tunjukkan sejak dulu, termasuk dengan menghadirkan simbol budaya Toraja di Pantai Losari, Makassar.
“Persoalan identitas Toraja sudah saya angkat di Pantai Losari. Saya yang membangun simbol itu agar anak-anak bisa belajar sejarah dan budaya Toraja dengan lebih dekat,” jelasnya.
Menurut Danny, pelestarian budaya lokal menjadi prioritasnya.
“Biarkan Toraja tetap menjadi Toraja. Jangan paksakan Toraja menjadi Makassar. Kita harus hidup berdampingan dengan saling menghormati tanpa mencederai keyakinan dan identitas budaya masing-masing,” pungkas Danny.
Deklarasi dukungan dari KIPRA Toraja Utara ini menambah kekuatan pasangan DIA dalam persaingan di Pilgub Sulsel 2024, dengan janji untuk terus menjaga dan melestarikan budaya serta identitas Toraja sebagai salah satu prioritas program kerja mereka.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.