Categories: Metro

BADKO HMI Sulselbar Desak Makassar New Port Lengkapi Izin dan Kendalikan Dampak Lingkungan

Badko HMI Sulselbar

Makassar,Trotoar.id– Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan dan Barat (BADKO HMI Sulselbar) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Makassar New Port (MNP), Senin (7/10/2024).

Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap dugaan ketidaklengkapan perizinan dan permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh reklamasi dalam proyek pembangunan pelabuhan yang dioperasikan oleh PT Pelindo IV.

Ahmad Muzawir Saleh, Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI Sulselbar, menyatakan bahwa masalah utama yang disoroti adalah belum terpenuhinya dokumen Persetujuan Kesesuaian Penggunaan Kawasan Ruang Laut (PKKPRL), serta dampak negatif reklamasi yang terus dirasakan masyarakat sekitar.

“Kami mempertanyakan kelengkapan dokumen PKKPRL yang menjadi syarat mutlak dalam pembangunan Makassar New Port. Selain itu, kami juga prihatin terhadap pencemaran lingkungan yang belum mampu ditangani secara efektif oleh Pelindo IV akibat reklamasi,” ujar Muzawir.

Ia menambahkan bahwa kondisi pesisir di sekitar area reklamasi dipenuhi dengan limbah, baik plastik maupun jenis lainnya, yang menunjukkan minimnya perhatian terhadap pengelolaan lingkungan.

“Dampak reklamasi sangat jelas terlihat. Selain limbah yang berserakan, reboisasi di kawasan laut juga tidak berjalan dengan baik. Hal ini mengakibatkan sedimentasi dan penyusutan air laut yang merusak ekosistem perairan,” tambahnya.

Proyek MNP yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, menurut BADKO HMI Sulselbar, seharusnya diawasi secara ketat, terutama terkait aspek perizinan dan lingkungan.

Muhammad Amri, Ketua Bidang PTKP BADKO HMI Sulselbar sekaligus koordinator lapangan aksi, menegaskan bahwa demonstrasi akan terus berlanjut hingga pihak MNP memenuhi kewajibannya.

Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah perizinan serta penanganan pencemaran lingkungan dengan segera.

“Jika izin PKKPRL tidak segera dilengkapi dan pengendalian lingkungan tidak diperbaiki, kami siap untuk mengambil langkah lebih lanjut, termasuk melakukan blokade terhadap aktivitas di MNP. Kami tidak akan tinggal diam jika masyarakat dan lingkungan terus dirugikan,” ujar Amri.

BADKO HMI Sulselbar menegaskan bahwa aksi mereka merupakan bentuk tanggung jawab untuk mengawal proyek besar ini, dengan harapan agar segala prosedur perizinan dipenuhi dan dampak negatif terhadap lingkungan dapat diminimalkan.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…

12 jam ago

Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…

16 jam ago

Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…

16 jam ago

Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…

17 jam ago

Sidrap Kian Dekat Jadi Ibu Kota Angin Nasional, Investor Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW

SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…

17 jam ago

Terima Audiensi Kawan UMKM, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung MULIA EXPO 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…

18 jam ago

This website uses cookies.