Makassar, Trotoar.id – Kasus pelecehan terhadap anak yang terjadi di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa menarik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.
Perhatian khusus diberikan terhadap kasus kekerasan yang dialami oleh santri di Pesantren Tahfidzul Quran Al-Imam Ashim, serta pelecehan seksual terhadap anak berusia 11 tahun di Gowa.
Kedua insiden ini tengah viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Dalam kunjungan ke UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (9/10), Menteri Bintang menekankan pentingnya pendampingan yang komprehensif bagi para korban.
“Kami memastikan bahwa korban mendapatkan pendampingan psikologis yang menyeluruh, terutama untuk membantu mereka pulih dari trauma yang mereka alami,” ujarnya.
Menteri Bintang menekankan pentingnya keterlibatan tenaga ahli psikologi dalam menangani trauma yang dialami oleh para korban.
Menurutnya, trauma yang dihadapi oleh anak-anak korban pelecehan ini membutuhkan perhatian khusus dan harus ditangani dengan pendekatan yang tepat agar mereka dapat pulih secara mental dan emosional.
Selain pendampingan psikologis, Bintang Puspayoga juga menyerahkan bantuan spesifik kepada korban dan keluarga mereka.
Bantuan tersebut mencakup dukungan finansial yang dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi yang mereka hadapi akibat situasi tersebut.
“Bantuan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan hak-hak anak terlindungi dan mendukung pemulihan mereka,” tambahnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel, Andi Mirna, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan proses pendampingan bagi korban berjalan optimal.
Fokus utama, menurut Andi Mirna, adalah memberikan rasa aman dan memastikan bahwa kasus-kasus seperti ini ditangani secara profesional dan berkeadilan.
Kasus pelecehan ini telah memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, yang menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.
Menteri Bintang Puspayoga juga menyerukan agar masyarakat berperan aktif dalam melaporkan dan mencegah kekerasan terhadap anak serta mendukung korban untuk mendapatkan hak-haknya.
Dengan langkah cepat dari Kementerian PPPA dan pemerintah daerah, diharapkan korban-korban pelecehan ini dapat pulih dan kembali melanjutkan kehidupan mereka dengan pendampingan dan perlindungan yang layak.
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM)…
JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong percepatan penyelesaian sengketa kerja sama pembangunan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan…
This website uses cookies.