Pemprov Sulsel

Menteri Bintang Puspayoga Pastikan Korban Pelecehan Anak di Makassar dan Gowa Mendapat Pendampingan Optimal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 09 Oktober 2024 13:33

Menteri Bintang Puspayoga Pastikan Korban Pelecehan Anak di Makassar dan Gowa Mendapat Pendampingan Optimal

Makassar, Trotoar.id – Kasus pelecehan terhadap anak yang terjadi di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa menarik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

Perhatian khusus diberikan terhadap kasus kekerasan yang dialami oleh santri di Pesantren Tahfidzul Quran Al-Imam Ashim, serta pelecehan seksual terhadap anak berusia 11 tahun di Gowa.

Kedua insiden ini tengah viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Dalam kunjungan ke UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (9/10), Menteri Bintang menekankan pentingnya pendampingan yang komprehensif bagi para korban.

“Kami memastikan bahwa korban mendapatkan pendampingan psikologis yang menyeluruh, terutama untuk membantu mereka pulih dari trauma yang mereka alami,” ujarnya.

Menteri Bintang menekankan pentingnya keterlibatan tenaga ahli psikologi dalam menangani trauma yang dialami oleh para korban.

Menurutnya, trauma yang dihadapi oleh anak-anak korban pelecehan ini membutuhkan perhatian khusus dan harus ditangani dengan pendekatan yang tepat agar mereka dapat pulih secara mental dan emosional.

Selain pendampingan psikologis, Bintang Puspayoga juga menyerahkan bantuan spesifik kepada korban dan keluarga mereka.

Bantuan tersebut mencakup dukungan finansial yang dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi yang mereka hadapi akibat situasi tersebut.

“Bantuan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan hak-hak anak terlindungi dan mendukung pemulihan mereka,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel, Andi Mirna, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyatakan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan proses pendampingan bagi korban berjalan optimal.

Fokus utama, menurut Andi Mirna, adalah memberikan rasa aman dan memastikan bahwa kasus-kasus seperti ini ditangani secara profesional dan berkeadilan.

Kasus pelecehan ini telah memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat, yang menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.

Menteri Bintang Puspayoga juga menyerukan agar masyarakat berperan aktif dalam melaporkan dan mencegah kekerasan terhadap anak serta mendukung korban untuk mendapatkan hak-haknya.

Dengan langkah cepat dari Kementerian PPPA dan pemerintah daerah, diharapkan korban-korban pelecehan ini dapat pulih dan kembali melanjutkan kehidupan mereka dengan pendampingan dan perlindungan yang layak.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Juni 2026 19:26
Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di tingkat DPRD provin...
Nasional06 Juni 2026 19:15
Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah
JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja pene...
News06 Juni 2026 18:00
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di Lingkungan Matalallang, Kelurah...
Daerah06 Juni 2026 17:57
Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata
SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter Party XIX 2026 yang digelar d...